Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
JELANG penayangan serentak Agak Laen 2: Menyala Pantiku! pada 27 November 2025, tersingkap informasi mengenai sebuah adegan penting yang dijamin akan memicu ledakan tawa penonton. Bene Dion, Boris Bokir, Indra Jegel, dan Oki Rengga yang membintangi film ini memberikan reaksi antusias mereka terhadap adegan penting tersebut.
Oki Rengga menyatakan perasaannya "Berbunga-bunga", sementara Jegel menambahkan, "Mantep," lalu Bene Dion menggambarkan adegan tersebut sebagai sesuatu yang "abadi." Sedangkan Boris Bokir memberikan komentar singkat, "Mie instan," mengenai adegan tersebut.
Muhadkly Acho, selaku penulis sekaligus sutradara, mengungkapkan betapa intensifnya proses produksi untuk adegan penting ini.
"Memang scene itu yang paling lama digarapnya, gue masih inget banget itu digarap dari abis makan malam terus kita pulang sampe jam 3 pagi waktu itu. Hanya untuk adegan yang penting itu," kata sutradara Muhadkly Acho saat konferensi pers Agak Laen 2: Menyala Pantiku! yang digelar di XXI Epicentrum, Jakarta, Kamis (20/11).
Acho berharap hal tersebut setimpal dengan hasil yang memuaskan penonton. "Tapi ya mudah-mudahan worth it gitu hasilnya, karena memang itu melibatkan orang banyak, melibatkan shot yang banyak dan tentunya mereka pengen diulang-ulang adegan itu," lanjutnya.
Film produksi Imajinari ini disutradarai dan ditulis oleh Muhadkly Acho, dengan Ernest Prakasa dan Dipa Andika bertindak sebagai produser. Deretan pemain pendukung yang memeriahkan film ini mencakup Tissa Biani, Ariyo Wahab, Gita Bhebhita, Jajang C. Noer, Tika Panggabean, Jarwo Kwat, dan lainnya.(M-2)
Menurut Oki Rengga, keberanian untuk mencoba genre yang berbeda merupakan upayanya untuk terus meningkatkan kualitas dan kapasitas akting di industri film tanah air.
Keberhasilan Oki Rengga dalam membawakan dialek Jawa tanpa jejak dialek Sumatra di film Sebelum Dijemput Nenek mengundang rasa penasaran mengenai proses pendalaman karakternya.
Kemandirian pelatih timnas Indonesia dalam mengambil keputusan adalah harga mati yang tidak bisa ditawar.
"Salah satu impian saya dari kecil juga yaa. Impian lah main di Comic 8 karena saya nonton yang film sebelumnya dan bisa terlibat di sini seru,"
"Harapannya pastinya film ini nanti bisa ditonton banyak orang dan juga bisa meneruskan legacy Comic 8 yang sudah kami bangun dari 2010,"
Kuartet Agak Laen kembali beraksi lewat film Agak Laen: Menyala Pantiku, menggabungkan komedi dan empati di tengah kehidupan panti jompo.
Memerankan sosok Mang Dedi, yang sedianya sebagai seorang penagih utang kemudian beralih fungsi sebagai sosok ayah, membuat Ringgo teringat momen-momen bersama sang anak
“Kalau buat nangis itu, aku buat imajinasi sendiri. Aku buat imajinasi tentang kucing sama guk guk (anjing) lagi hujan-hujanan, cari makan,”
Salah satu latar tempat untuk film berada di Sukabumi, menampilkan kota yang kini kerap dipilih para sineas
Setelah sukses besar dengan 9 juta penonton, film Agak Laen kini akan melanjutkan film kedua mereka. Film garapan Muhadkly Acho itu sudah memulai syuting.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved