Headline
Membicarakan seputar Ramadan sampai dinamika geopolitik.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYANYI solo Gamaliel Tapiheru merilis single digital terbaru berjudul 'Asteroid', yang merupakan kelanjutan kisah dari mini album pertamanya, First Quarter.
Melalui lagu baru tersebut, Gamaliel menukar refleksi internal yang dapat ditemukan di First Quarter untuk sesuatu yang eksternal. Lalu, memandang langkah selanjutnya yang perlu dilakukan.
Album pertama yang dirilis pada 2021 berisi kisah mengenai peninjauan kembali diri Gamaliel yang lebih muda. Serta, merangkul beragam emosi, seperti pengampunan dan penerimaan.
Baca juga: Isyana dan Gamaliel Aransemen Ulang Lagu Ada Apa dengan Cinta
"Asteroid adalah kelanjutan kisah dari First Quarter (Q1). Kalau sudah mengatasi masalah internal, apa selanjutnya? Tantangan ini, baik itu asteroid atau apa pun, akan selalu ada," ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (30/6).
Menurut Gamaliel, album First Quarter bukan sekadar mini album biasa. Dirinya seolah membutuhkan karya tersebut sebagai refleksi atas pergumulan internal, atau pertarungan menghadapi diri sendiri.
Baca juga: Raisa Merasa Lebih Aman Berbagi Cerita Hidup di Album Baru
"Ini sama sulit dan menakutkannya, tetapi karena kita sudah menghadapi diri sendiri, kita dapat menghadapi tantangan di luar dengan kuat dan utuh," imbuhnya.
Pada lagu Asteroid, lanjut Gamaliel, mencerminkan pembelajaran berkelanjutan dan perkembangan yang diharapkan selalu hadir dalam karyanya.
Lagu Asteroid menandai rilisan pertama Gamaliel di bawah label rekaman miliknya sendiri. Mini album debutnya, First Quarter, berhasil meraih penghargaan AMI pada kategori artis pria/wanita urban terbaik.(Ant/OL-11)
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
PENYANYI pendatang baru Giusti Raka merilis single terbarunya berjudul Masihkah Ada. Single ini menjadi lagu keempatnya yang dirilis.
Penyanyi solo Kunto Aji muncul dengan cara tak biasa dengan tampil mengenakan pakaian serba kuning, lengkap dengan sepatu hitam di Blok M Hub, Jakarta Selatan.
Katyana Mawira secara terbuka mengungkapkan impiannya untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Inggris Raya (UK) demi mengejar gelar di bidang ilmu pasti.
Katyana Mawira mengaku terpengaruh oleh gaya bermusik musisi asal Inggris, Olivia Dean, terutama dalam hal menyusun narasi lagu yang menyatu dengan vokal dan aransemen.
Ke-11 lagu dalam album tersebut secara lirik didasari oleh kisah nyata dari semua perjalanan cinta yang menjadi kenangan dan pelajaran Saphira.
Seniman yang berpartisipasi meliputi A. Sebastianus, Ari Bayuaji, Audya Amalia, Dian Mayang, Jumaadi, Kristoffer Ardeña, Sarita Ibnoe, Widi Pangestu, dan Samuel Xun.
Salah satu seniman cilik yang karyanya berhasil terseleksi pada ArtJog 2024 ini adalah Louis Gilbert Yulianto, 11 tahun asal Yogyakarta.
Erica menjelaskan melukis ibarat menulis jurnal harian. Perbedaannya hanya pada bahan dan visualisasi.
Seniman Dyatmiko Bawono dan Santi Ariestyowanti asal Yogyakarta menggunakan produk Taco yang menghadirkan kreativitas tak terbatas dan menciptakan perpaduan luar biasa.
Dengan mengusung tema ‘Cheers to Fresher Celebrations’, mereka menghadirkan berbagai spot menarik bagi pengunjung di area Pantjoran Pantai Indah Kapuk mulai dari 26Januari-25 Februari 2024.
Guna menhadapi seni tiruan AI, seniman menghadirkan aplikasi Glaze dan Kudurru guna melindungi karya para seniman.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved