Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
MUSISI Elnanda Utomo, yang dikenal lewat laguSemestinya, merilis mini album perdananya Bicara Sendiri, yang merupakan sebuah gambaran patah hati.
Dalam mini album tersebut juga turut digambarkan efek dari patah hati yakni tidak percaya diri, rindu akan cinta lama, pasrah dengan keadaan, hingga merasa kesepian.
"Bicara Sendiri sebenarnya menggambarkan kesepian yang saya alami selama patah hati kemarin. Bisa dibilang ini adalah sebuah refleksi," ungkap Elnanda dikutip dari keterangan resmi, Jumat (18/2).
Baca juga: Mocca dan Staycool Luncurkan Kaos Kaki Berdesain Vintage
Digarap selama lima bulan, mini album Bicara Sendiri berisi tujuh track, lima track di antaranya merupakan lagu dan dua lainnya merupakan voice over.
Mini album tersebut dimulai dengan sebuah voice note dari seorang perempuan yang mengucapkan selamat ulang tahun di Selamat Bertambah Usia dan ditutup oleh sajak yang Elanda tulis berjudul Ramai yang Sepi.
Lima track lainnya dalam mini album tersebut berjudul Indah Bila Masih Bersama, Layak Aku?, Perlahan Menghilang, Selamat Tinggal, dan Bicara Sendiri.
Penggarapan mini album Bicara Sendiri turut melibatkan Rama Harto, Ichal Tofandy, dan Ronal Viandra, yang berperan sebagai arranger dan komposer bersama Elnanda.
Ada pula Ivan Tangkulung berperan sebagai pengisi strings, mastering oleh Willy Subakti, serta tim dari Suara Kawula yaitu Hasyim Arief dan Jati Kusumo yang juga ikut membantu penggarapan album hingga rampung.
Melalui mini album tersebut, Elnanda ingin menyampaikan bahwa meskipun patah hati dapat merusak seseorang sedemikan rupa, tapi hal itu juga bisa membuat mereka kuat.
"Buat kalian yang merasa patah hati dan ingin mengeluarkan sisa rasa tersebut, mini album ini mungkin bisa menemani kalian untuk melewati proses itu. Tapi jangan lupa untuk bangkit dan ucapkan selamat tinggal pada rasa patah hati tersebut," tutup Elnanda.
Mini album Bicara Sendiri dari Elnanda Utomo kini sudah dapat dinikmati di seluruh platform streaming digital yang ada di Indonesia. (Ant/OL-1)
Pada dasarnya, album Duara, In The Moment, bicara tentang persepsi waktu — bagaimana ia bisa meregang, berulang, dan menggantung di luar kendali kita.
Like A Movie dari Kevlar.Alc adalah lagu tentang cinta terlarang yang terlalu kuat untuk diabaikan.
Ikang Fawzi menyoroti permasalahan pembagian royalti yang menurutnya belum bisa dikatakan adil karena terlalu banyak ke LMK.
Lyodra berharap dengan lagu Bodohnya Aku ada sesuatu yang beda yang bisa ia berikan ke para penggemarnya, baik itu dari segi musik, maupun videonya.
Musik video yang megah ini hadir dengan konsep Korean looks, memperlihatkan Ryans Rayel yang tampil memukau diiringi dengan 12 penari profesional.
Menyajikan perpaduan multigenre yang mencakup pop, R&B, dan alternatif khas Devin, EP Blue Skies dari Devin Kennedy hadir dengan focus track All Because I Love Someone.
PENYANYI-penulis lagu asal Amerika, David Archuleta merilis lewat album musik mini terbarunya, Earthly Delights
RAPPER asal Thailand, Milli, yang pernah mencatat sejarah sebagai artis Thailand pertama yang tampil di panggung utama Coachella 2022, merilis album terbaru bertajuk Heavyweight.
SETELAH sukses dengan album Nelangsa Pasar Turi lewat berbagai medium termasuk rilisan digital, fisik, hingga tur konser, Bilal Indrajaya kini kembali mempersembahkan karya terbaru.
SEBAGAI seorang gitaris yang tumbuh kembang dalam naungan musik jazz dan rock, Mikail Al Rabbdia resmi merilis single berjudul Wind Run pada hari Rabu (26/3).
GRUP band The Lantis, yang populer dengan single Lampu Merah dan saat ini telah mencapai 65 juta pendengar di platform streaming, kali ini merilis single anyar berjudul Bunga Maaf.
Berjudul Air, album itu dijadwalkan dirilis pada Minggu, 24 November 2024, yang bertepatan dengan ulang tahunnya yang ke-53.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved