Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
SELEBRITAS, yang juga Duta Cegah Kanker Serviks, Zaskia Adya Mecca mengimbau para orangtua untuk memperhatikan kesehatan anak-anak mereka dengan memastikan si buah hati mendapatkan vaksin Human papillomavirus (HPV) sejak dini guna mencegah kanker.
"Aku punya anak perempuan. Aku mulai aware. Sebagai orangtua kan kita memberikan investasi terbaik untuk anak-anak. Salah satunya investasi kesehatan. Investasi kesehatan itu kita bisa berikan kepada anak-anak dalam bentuk vaksin yang lengkap," jelas Zaskia saat diskusi daring, dikutip Selasa (8/2).
"Di Indonesia, seingatku, vaksin HPV itu tidak menjadi salah satu vaksin wajib. Alhamdulillah setahun atau dua tahun yang lalu tiba-tiba di sekolah dibilangin sekarang anak-anak perempuan yang usianya di atas 9 tahun ke atas akan mendapatkan vaksin HPV. Itu aku luar biasa bahagia banget," lanjutnya.
Baca juga: Jupe Beri Pelajaran Berharga Soal Kanker Serviks
Lebih lanjut, Zaskia juga menceritakan anak perempuannya, Sybilla, telah mendapatkan vaksin HPV dosis kedua pada minggu lalu. Sementara itu, Kala, yang akan berusia 9 tahun juga akan diberikan vaksin HPV.
"Alhamdulillah Sybil baru mendapat second shot-nya seminggu yang lalu. Dia usianya masuk 11 tahun. Aku merasa bersyukur sudah memberikan perlindungan ke dia sejak dini. Karena, buat aku, vaksin itu adalah haknya anak. Kewajiban orangtua adalah memberikan," kata Zaskia.
"Aku lakukan itu ke dua anak perempuan aku juga. Satu usianya mau 9 tahun. Terus aku juga sudah bilangin, "Kala nanti usia 9 tahun, kamu akan dapat hadiah vaksin dari Bia". Terus dia nanya kok hadiahnya disuntik. Tapi buat aku itu hadiah," sambungnya.
Zaskia juga menganjurkan kepada para perempuan di Indonesia, khususnya para ibu, untuk memberikan vaksin kepada anak perempuan mereka. Sebab, vaksin HPV merupakan salah satu cara terbaik untuk mencegah kanker serviks.
"Pertama, kita mulai dari diri sendiri. Lindungi diri kita juga dengan vaksin ini. Jangan lupa juga screening rutin dengan papsmear. Dan buat anak perempuan, please kita sekarang sudah 2022. Jangan sama kayak mamaku yang hidup di tahun 90-an yang nggak paham seperti ini. Kita harus lebih maju," ujar Zaskia.
"Kedua kanker ini bisa kita cegah dengan vaksin. Kalau kita bisa cegah kenapa nggak kita lakukan? Karena ini bentuk perlindungan terbaik, investasi terbaik untuk anak-anak perempuan kita dan kepada diri kita juga," tutupnya. (Ant/OL-1)
Kanker leher rahim tercatat sebagai kanker kedua terbanyak pada perempuan di Indonesia, dengan kondisi mayoritas pasien baru terdeteksi pada stadium lanjut.
Seorang pria paruh baya mengalami pembesaran perut yang tidak wajar selama bertahun-tahun. Awalnya, ia mengira kondisi tersebut hanyalah akibat kenaikan berat badan atau obesitas biasa
Sekitar 30 persen kasus kanker diketahui dapat kambuh dalam lima tahun pertama setelah pasien dinyatakan remisi, terutama jika kontrol kesehatan tidak dilakukan secara rutin.
Karena ginjal terletak di bagian belakang rongga perut, tumor kecil sulit dideteksi tanpa teknologi terkini di bidang kesehatan.
Peneliti Universitas Southampton kembangkan antibodi inovatif yang mampu memicu sel T menyerang kanker lebih agresif. Simak teknologi baru di balik imunoterapi ini.
Profil Kevin Keegan, legenda sepak bola Inggris dan peraih dua Ballon d'Or yang baru saja didiagnosa kanker. Simak perjalanan karier 'King Kev' dari Liverpool hingga Newcastle.
Kanker leher rahim tercatat sebagai kanker kedua terbanyak pada perempuan di Indonesia, dengan kondisi mayoritas pasien baru terdeteksi pada stadium lanjut.
Radioterapi merupakan satu dari tiga pilar utama terapi kanker, berdampingan dengan prosedur pembedahan dan terapi sistemik.
PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi HPV Massal untuk mencegah kanker serviks
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
“Hampir 90% kanker serviks dapat dicegah. Karena itu, vaksinasi 500 perempuan hari ini merupakan langkah strategis dalam melindungi kesehatan perempuan Indonesia,”
Tenaga kesehatan dibekali keterampilan VIA–DoVIA dan penggunaan AI HerLens dengan materi mencakup materi klinis, praktik lapangan, serta quality assurance.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved