Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DUTA Cegah Kanker Serviks Zaskia Adya Mecca dan Prilly Latuconsina mengaku peduli terhadap pentingnya pencegahan kanker serviks setelah belajar dari kasus yang dialami Julia Perez atau yang akrab disapa Jupe.
"Jadi aku baru sadar soal yang namanya vaksin HPV (Human papillomavirus) itu ketika aku jenguk almarhumah Kak Jupe," ungkap Zaskia saat diskusi daring, dikutip Selasa (8/2).
"Pas jenguk Kak Jupe tuh di akhir-akhir hidupnya, dia sempet ngingetin pas aku datang ke rumah sakit dia bilang, 'Zas, lu harus ya meningkatkan awareness ini. Lu harus sadar sama diri sendiri. Sudah papsmear belum?' Terus aku bilang, 'Belum, kak'," lanjutnya.
Baca juga: Pap Smear Penting Dilakukan Perempuan yang Sudah Berhubungan Seks
Senada dengan Zaskia, Prilly pun mengungkapkan hal yang sama. Selain belajar mengenai kanker serviks dari mendiang sang tante, Prilly juga mendapatkan pengetahuan tentang vaksin kanker serviks dari Julia Perez.
"Sebenarnya, awal aku memutuskan untuk vaksin itu juga sama dari almarhumah Kak Jupe," ujar Prilly.
"Jadi, sebelumnya, tante aku, kakaknya mama, itu kena kanker serviks. Tapi aku nggak tahu kanker serviks itu apa dan kenapa. Masih belum terlalu aware," tambahnya.
Lebih lanjut, Prilly menceritakan tidak lama setelah sang tante meninggal dunia, dia mengenal almarhumah Julia Perez dan mendapatkan pesan tentang vaksin kanker serviks dari dirinya.
"Terus akhirnya almarhum tanteku berpulang. Nggak lama kemudian setelah aku lebih ngerti lagi soal kanker serviks aku kenal sama Kak Julia Perez," kata Prilly.
"Tiba-tiba dia mengumumkan kalau dia terkena kanker serviks. Akhirnya dia banyak sharing ke aku kanker serviks itu apa," jelas Prilly.
Menimpali Prilly, Zaskia pun mendoakan dan berharap agar pelajaran yang didapat dari Julia Perez itu bisa menjadi amal yang baik bagi Jupe.
"Semoga ini menjadi salah satu amal jariahnya juga karena jadi banyak orang yang tersadarkan untuk memberikan vaksin HPV sedini mungkin kepada anak-anak perempuan, khususnya ibu," tutup Zaskia. (Ant/OL-1)
Ilmuwan temukan cara baru deteksi kanker serviks lewat darah menstruasi. Metode non-invasif ini tawarkan akurasi tinggi dan kenyamanan skrining dari rumah.
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
Kanker leher rahim tercatat sebagai kanker kedua terbanyak pada perempuan di Indonesia, dengan kondisi mayoritas pasien baru terdeteksi pada stadium lanjut.
Radioterapi merupakan satu dari tiga pilar utama terapi kanker, berdampingan dengan prosedur pembedahan dan terapi sistemik.
PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi HPV Massal untuk mencegah kanker serviks
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved