Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
KANKER serviks tetap menjadi tantangan besar bagi kesehatan perempuan di Indonesia, dengan laporan mencapai 36.000 kasus baru setiap tahunnya. Namun, perkembangan teknologi medis kini memberikan harapan baru. Radioterapi muncul sebagai salah satu pilar utama pengobatan yang menawarkan tingkat presisi tinggi serta keamanan bagi pasien.
Radioterapi merupakan satu dari tiga pilar utama terapi kanker, berdampingan dengan prosedur pembedahan dan terapi sistemik.
Menurut dr. Fauzan Herdian, Sp.Onk.Rad, Dokter Spesialis Onkologi Radiasi di Primaya Hospital Bekasi Barat, peran radioterapi sangat krusial dalam perjalanan penyembuhan pasien.
“Sekitar 50%–60% pasien kanker membutuhkan radioterapi sebagai bagian dari rangkaian pengobatannya. Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap skrining kanker serviks, semakin banyak pasien yang terdeteksi pada stadium yang masih dapat ditangani secara optimal dengan radioterapi, khususnya pada stadium II dan III,” ujar Fauzan melalui rilis pers, dikutip Senin (5/1).
Dalam praktiknya, radioterapi terbagi menjadi dua pendekatan utama yang saling melengkapi:
Salah satu hambatan psikologis pasien dalam menjalani radioterapi adalah kekhawatiran akan efek samping. Namun, Fauzan menjelaskan bahwa teknologi terbaru seperti Intensity-Modulated Radiation Therapy (IMRT) dan Volumetric Modulated Arc Therapy (VMAT) telah meminimalisir risiko tersebut.
Teknologi ini memungkinkan dokter mengatur dosis radiasi dengan sangat akurat. Hasilnya, sinar hanya menyasar sel kanker dan meminimalkan paparan pada jaringan sehat di sekitarnya.
“Dengan teknik modern seperti IMRT dan VMAT, radioterapi kini semakin aman dan nyaman. Tingkat keberhasilan terapi meningkat, sementara efek samping dapat lebih terkontrol,” tambahnya.
Meski teknologi sudah sangat maju, efektivitas pengobatan tetap bergantung pada kecepatan deteksi. Jika ditemukan pada tahap pra-kanker atau stadium awal, peluang kesembuhan pasien bahkan bisa mendekati 100 persen.
Untuk itu, para ahli sangat menganjurkan skrining rutin melalui Pap smear setiap 3–5 tahun bagi perempuan yang sudah menikah, atau melalui tes IVA (Inspeksi Visual dengan Asam Asetat) sebagai langkah awal yang lebih mudah diakses.
“Radioterapi bukan lagi terapi yang menakutkan. Dengan teknologi modern dan deteksi dini, radioterapi bahkan menjadi solusi yang memberi harapan besar bagi pasien kanker untuk sembuh dan kembali menjalani hidup secara produktif,” tutup Fauzan.
Saat ini, layanan radioterapi modern dengan fasilitas komprehensif telah tersedia di beberapa pusat kesehatan, di antaranya Primaya Hospital Tangerang dan Primaya Hospital Bekasi Barat. (Ant/Z-1)
ANTUSIASME masyarakat Kota Kupang terhadap vaksinasi Human Papilloma Virus (HPV) melampaui ekspektasi. Pada hari pertama pelaksanaan, Selasa (3/2), jumlah pendaftar mencapai 370 orang.
Kanker leher rahim tercatat sebagai kanker kedua terbanyak pada perempuan di Indonesia, dengan kondisi mayoritas pasien baru terdeteksi pada stadium lanjut.
PT Bio Farma (Persero) berkolaborasi dengan Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) menyelenggarakan kegiatan Vaksinasi HPV Massal untuk mencegah kanker serviks
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
“Hampir 90% kanker serviks dapat dicegah. Karena itu, vaksinasi 500 perempuan hari ini merupakan langkah strategis dalam melindungi kesehatan perempuan Indonesia,”
Teknologi Integrated CT-LINAC memungkinkan peningkatan akurasi terapi, efisiensi waktu layanan, serta kualitas perawatan yang lebih optimal bagi pasien.
Penelitian terbaru menunjukkan kombinasi radioterapi dan imunoterapi dapat “membangunkan” tumor paru-paru yang sebelumnya kebal pengobatan.
KELOMPOK peneliti dari Institut Teknologi Surabaya (ITS) menciptakan fantom lokal untuk radioterapi yang efisien. Fantom Antropomorfik untuk menjamin mutu radioterapi
Mulai 1 November 2024, Rumah Sakit Pelni sudah dapat memberikan pelayanan Radioterapi kepada peserta dengan jaminan BPJS Kesehatan.
Kanker serviks umumnya baru menunjukkan gejala ketika sudah memasuki stadium lanjut. Oleh karena itu, penting bagi perempuan yang aktif secara seksual untuk melakukan skrining rutin.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved