Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
LAYANAN kanker nasional terus mengalami penguatan seiring pemanfaatan teknologi medis berpresisi tinggi. Melalui kolaborasi strategis Indonesia–Tiongkok, Siloam International Hospitals melalui MRCCC Siloam Semanggi bekerja sama dengan United Imaging Healthcare menghadirkan teknologi radioterapi mutakhir Integrated CT-LINAC.
Teknologi canggih Integrated CT-LINAC memungkinkan peningkatan akurasi terapi, efisiensi waktu layanan, serta jaminan keselamatan dan kualitas perawatan yang lebih optimal bagi pasien. Kehadiran sistem ini menjadikan MRCCC Siloam Semanggi sebagai rumah sakit pertama di Asia Tenggara yang memiliki dan mengoperasikan teknologi tersebut.
CEO Siloam International Hospitals, Caroline Riady menegaskan bahwa kehadiran teknologi tersebut menunjukkan komitmen Siloam dalam mendukung penguatan layanan kanker nasional.
"Melalui adopsi teknologi radioterapi canggih, kami berupaya meningkatkan presisi terapi, penanganan pasien, serta memperluas akses terhadap layanan kanker berkualitas tinggi bagi masyarakat di Indonesia dan Asia Tenggara," kata Caroline dalam acara peluncuran teknologi Integrated CT-LINAC di Jakarta, Kamis (22/1).
Ia menambahkan, kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan kompetensi klinis tenaga medis. Integrated CT-LINAC menuntut perencanaan terapi yang presisi, pertimbangan klinis yang matang, serta penyesuaian terapi berbasis kondisi individual pasien.
"Sinergi antara teknologi dan keahlian klinis menjadi fondasi utama pendekatan MRCCC Siloam Semanggi dalam memberikan layanan kanker yang aman, presisi, dan berorientasi pada peningkatan kualitas hidup pasien," ujarnya.
Lebih lanjut, data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) 2022 mencatat kanker payudara sebagai jenis kanker terbanyak di Indonesia dengan 66.271 kasus baru atau sekitar 16,2 persen dari total kasus kanker. Penyakit ini menyebabkan 22.598 kematian dan memiliki prevalensi lima tahun mencapai 209.748 kasus pada perempuan Indonesia.
President of International Business United Imaging Healthcare Group, Jusong Xia menyampaikan bahwa kanker merupakan tantangan kesehatan global yang membutuhkan kolaborasi jangka panjang.
"Melalui kemitraan kami dengan MRCCC Siloam Semanggi, kami berupaya menghadirkan inovasi medis mutakhir dalam dampak klinis nyata, sekaligus menunjukkan bagaimana kolaborasi Indonesia–Tiongkok yang didukung oleh inovasi dan keunggulan klinis dapat memperluas akses layanan kanker berkualitas, memperkuat sistem kesehatan, dan berkontribusi pada kemajuan global berbasis onkologi yang presisi," jelasnya.
Sementara itu, Executive Director MRCCC Siloam Semanggi, Edy Gunawan menegaskan bahwa visi rumah sakit ialah untuk menjadi pusat layanan kanker unggulan di tingkat nasional dan regional.
"Di MRCCC Siloam Semanggi, visi kami adalah meningkatkan layanan kanker di Indonesia serta menjangkau level Asia Tenggara melalui perawatan onkologi yang berbasiskan presisi, empati, dan inovasi. Kolaborasi dengan United Imaging merupakan langkah strategis menuju visi tersebut, yaitu dengan mengintegrasikan teknologi radioterapi mutakhir," ucap Edy.
Ia menambahkan bahwa kemitraan ini memungkinkan MRCCC Siloam Semanggi menghadirkan perawatan kanker yang lebih personal, efisien, dan berpusat pada pasien, sekaligus memastikan layanan berstandar global dapat diakses oleh pasien Indonesia.
Sementara itu, dari sisi klinis, Dokter Spesialis Onkologi Radiasi MRCCC Siloam Semanggi, Denny Handoyo Kirana menjelaskan bahwa Integrated CT-LINAC menempatkan pasien sebagai pusat perawatan.
"Melalui pencitraan CT harian dan radioterapi adaptif, setiap sesi terapi dapat disesuaikan dengan anatomi dan kondisi pasien, sehingga meningkatkan presisi sekaligus mengurangi paparan radiasi yang tidak perlu pada jaringan sehat. Teknologi ini memberikan terapi yang lebih aman, waktu tunggu yang lebih singkat, serta pengalaman perawatan yang lebih nyaman tanpa mengorbankan hasil klinis," jelasnya.
Secara teknis, radioterapi konvensional umumnya memerlukan alur kerja berlapis dan waktu persiapan yang panjang hingga berminggu-minggu. Integrated CT-LINAC menyederhanakan proses tersebut dengan menggabungkan pencitraan CT diagnostik fan-beam dan radioterapi presisi tinggi dalam satu perangkat dan satu ruang perawatan. Seluruh proses, mulai dari persiapan hingga penyinaran, dapat diselesaikan dalam satu sesi dengan durasi sekitar 15–25 menit tanpa memindahkan posisi pasien.
Penerapan CT-based Adaptive Radiotherapy (ART) memungkinkan rencana terapi disesuaikan pada setiap sesi sesuai perubahan anatomi pasien, sehingga meningkatkan presisi dan meminimalkan paparan radiasi pada jaringan sehat. Teknologi ini diharapkan semakin memperkuat peran MRCCC Siloam Semanggi sebagai pusat rujukan kanker nasional dan regional.
Selain itu, sistem Integrated CT-LINAC juga didukung teknologi artificial intelligence (AI) yang mempercepat proses diagnosis, perencanaan terapi, hingga pemberian radiasi secara lebih adaptif dan personal.
Pemanfaatan AI ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Siloam International Hospitals, United Imaging Healthcare, dan PT Multipolar Technology Tbk terkait pengembangan dan penerapan solusi AI di bidang layanan kesehatan.
Kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi pengembangan layanan kesehatan berbasis AI di Indonesia, sekaligus memperkuat kualitas dan akses layanan kanker di masa mendatang. (H-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved