Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMIKA, sutradara, dan penulis Ernest Prakasa mengatakan film terbarunya yang bertajuk Teka-Teki Tika menjadi wadah eksplorasi genre baru baginya sebagai seorang pembuat film.
Jika biasanya ia membuat film drama-komedi, kali ini, Ernest berusaha mengeksplorasi misteri dalam drama keluarga.
"Sebagai seniman yang tentunya ingin selalu berkembang dan mengeksplorasi diri, saya memiliki kerinduan untuk bermain-main di luar zona nyaman yang selama ini saya kuasai betul setiap ceruknya. Akhirnya, hadirlah Teka-Teki Tika, sebuah eksperimen saya mengeksekusi cerita dengan genre yang jauh berbeda dari semua project film yang pernah saya kerjakan sebelumnya," kata Ernest dalam jumpa pers di Jakarta, ditulis Sabtu (18/12).
Baca juga : Ernest Prakasa Beranikan Diri Coba Hal Baru Lewat Teka Teki Tika
"Elemen misteri, drama keluarga, dan sedikit bumbu komedi saya coba ramu sebagai sebuah racikan yang menyegarkan, baik bagi saya sendiri, dan semoga juga, bagi para penonton kelak," imbuhnya.
Lebih lanjut, Ernest mengatakan, dari segi penyutradaraan, ini juga menjadi ajangnya mencoba menapaki level berikutnya dalam hal pengadeganan, dengan tuntutan blocking yang melibatkan banyak pemain dan menguji ketajaman visi visualnya.
Teka-Teki Tika berkisah tentang Budiman (Ferry Salim) dan Sherly (Jenny Zhang), yang tengah merayakan ulang tahun pernikahan di rumah megah mereka.
Baca juga : Ernest Berkolaborasi dengan Yandy Laurens di Jatuh Cinta Seperti di Film-Film
Arnold (Dion Wiyoko), Laura (Eriska Rein), Andre (Morgan Oey), dan Jane (Tansri Kemala) datang untuk merayakan sembari berakhir pekan.
Mereka tengah berbahagia juga karena Budiman akan mendapatkan proyek besar dari pemerintah. Tapi suasana makan malam yang hangat mendadak terganggu oleh kehadiran seorang perempuan misterius.
Perempuan itu, Tika (Sheila Dara Aisha), mengaku sebagai anak kandung Budiman. Maksud kedatangannya, adalah meminta ganti rugi karena selama ini sudah ditelantarkan.
Baca juga : Ini Alasan Ernest Tampilkan Kelezatan Mi Instan di Cek Toko Sebelah 2
Siapa sebenarnya Tika? Apa yang ia inginkan dari keluarga ini?
Teka-Teki Tika akan hadir di jaringan bioskop Indonesia mulai 23 Desember 2021. (Ant/OL-1)
Baca juga : Ernest Sebut Gara-Gara Warisan Terinspirasi dari Kisah di Keluarganya
Mengingat usia buah hatinya yang masih sangat kecil, Nikita Willy lebih fokus pada pengenalan suasana dan nilai-nilai spiritual ketimbang praktik fisik berpuasa.
Bagi Atta Halilintar, keterlibatannya dalam Lamak Rasa adalah bentuk komitmen untuk mengangkat cita rasa lokal ke level yang lebih kompetitif.
Meski memiliki latar belakang profesi yang berbeda, Syifa Hadju dan El Rumi ternyata memiliki satu kesamaan prinsip: pantang menyantap makanan berat sesaat setelah azan Maghrib berkumandang.
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Film Agak Laen: Menyala Pantiku mencatatkan rekor 10 juta penonton hanya dalam 35 hari, mengancam posisi KKN di Desa Penari sebagai film terlaris sepanjang masa.
Sejarah baru perfilman Tanah Air kembali tercipta. Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi menobatkan diri sebagai Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa pada Jumat (2/1).
Industri perfilman nasional kembali bergairah dengan kehadiran film komedi terbaru, Agak Laen: Menyala Pantiku.
Tayang sejak Kamis (27/11) di seluruh bioskop Indonesia, Agak Laen: Menyala Pantiku! meraih 272.846 penonton.
Film "Lupa Daratan" garapan Ernest Prakasa bersama Netflix dan Imajinari mengungkap sisi gelap dunia selebritas melalui kisah seorang aktor yang kehilangan kemampuan berakting.
"Memang scene itu yang paling lama digarapnya, gue masih inget banget itu digarap dari abis makan malam terus kita pulang sampe jam 3 pagi waktu itu."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved