Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH terakhir kali merilis IMPERFECT: Karier, Cinta & Timbangan pada 2019, Ernest Prakasa menjajal film bergenre thriller lewat Teka Teki Tika.
"Memberanikan diri karena sebenarnya kalau dilihat dari dulu, aku juga selalu pengen berusaha menghadirkan sesuatu yang baru. Pengen nyoba sesuatu yang baru. Cuma bedanya kemarin-kemarin coba sesuatu yang barunya masih di koridor komedi gitu," kata Ernest selaku sutradara dan penulis Teka Teki Tika saat dijumpai di Jakarta, akhir pekan lalu.
"Seram sih. Bukan filmnya yang serem tapi gue-nya yang serem. Maksudnya ngebayangin persepsi orang akan seperti apa. Tapi kalau enggak dicoba, ya enggak akan tau," lanjutnya.
Baca juga: Fakta-Fakta Teka-teki Tika, Film Terbaru Ernest Prakasa
Lebih lanjut, Ernest mengatakan alasan dia ingin membuat film dengan genre misteri adalah karena aktor sekaligus sutradara tersebut ingin mencoba membuat suatu karya yang membuat penonton bertanya-tanya tentang isi dari film tersebut.
"Kalau ditanya inspirasi ceritanya dari mana, sebenarnya aku sebagai penonton suka genrenya. Suka genre yang berbau-bau misteri, teka teki, gitu. Dan selalu kagum kalau penulisnya bisa bikin cerita yang orang tuh bertanya-tanya. Pengen suatu saat bisa bikin juga yang kayak gitu," ungkap Ernest.
Di sisi lain, melalui film Teka Teki Tika, Ernest mengatakan dia terinspirasi dari kasus korupsi dana bantuan sosial yang sempat
terjadi di masa pandemi. Oleh sebab itu, Ernest pun ingin mencoba memberikan pesan tersebut melalui film terbarunya.
"Inspirasinya dari mana aku enggak bisa pin point satu titik tertentu, tapi yang pasti salah satu inspirasinya ya berkaitan dengan pesan dari film itu sendiri. Walaupun baru bisa dilihat ketika nonton filmnya, sebenarnya pesannya ini berangkat dari aku merasa bahwa orang Indonesia itu terlalu pemaaf sama korupsi," jelas Ernest.
"Tapi, aku selalu merasa kalau di Indonesia ini kayaknya kalau ada orang yang bikin salah, ada artis yang terlibat skandal kayak jadi manusia paling hina semuka bumi gitu. Tapi kok kayaknya kalau sama koruptor ni kita santai banget gitu," tutupnya. (Ant/OL-1)
Pandji mengatakan, sejak awal hingga akhir pemeriksaan, suasana yang terbangun cukup bersahabat. Ia menilai proses klarifikasi berjalan jelas dan runut, tanpa tekanan.
Tepat pada 27 Januari 2026, Maia Estianty genap berusia 50 tahun dan ia mengaku kini jauh lebih sadar akan pentingnya menjaga kebugaran tulang dan sendi.
Berkaca dari kasus Boiyen, simak aturan hukum Cerai Gugat di Pengadilan Agama. Apa bedanya dengan talak, syarat pengajuan, dan prosedur mediasinya?
Siapa Boiyen? Ini profil lengkap Yeni Rahmawati, komedian dan pedangdut yang kini jadi sorotan usai menggugat cerai suaminya di PA Tigaraksa.
Baru seumur jagung, pernikahan Boiyen dan Rully Anggi Akbar kandas di meja hijau. Simak fakta persidangan dan jadwal sidang lanjutannya di sini.
Kisah inspiratif 7 selebritis dunia yang memulai karier dari jalanan (pengamen). Dari Rod Stewart hingga Ed Sheeran, simak perjuangan mereka menembus industri hiburan global.
Film Agak Laen: Menyala Pantiku mencatatkan rekor 10 juta penonton hanya dalam 35 hari, mengancam posisi KKN di Desa Penari sebagai film terlaris sepanjang masa.
Sejarah baru perfilman Tanah Air kembali tercipta. Film komedi Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi menobatkan diri sebagai Film Indonesia Terlaris Sepanjang Masa pada Jumat (2/1).
Industri perfilman nasional kembali bergairah dengan kehadiran film komedi terbaru, Agak Laen: Menyala Pantiku.
Tayang sejak Kamis (27/11) di seluruh bioskop Indonesia, Agak Laen: Menyala Pantiku! meraih 272.846 penonton.
Film "Lupa Daratan" garapan Ernest Prakasa bersama Netflix dan Imajinari mengungkap sisi gelap dunia selebritas melalui kisah seorang aktor yang kehilangan kemampuan berakting.
"Memang scene itu yang paling lama digarapnya, gue masih inget banget itu digarap dari abis makan malam terus kita pulang sampe jam 3 pagi waktu itu."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved