Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Prilly Latuconsina meluncurkan lagu baru berjudul "Apa Lagi" yang berkolaborasi dengan komposer Andi Rianto.
Dalam keterangan resminya, Selasa, lagu "Apa Lagi" telah dikerjakan oleh Prilly Latuconsina dan Andi Rianto pada penghujung tahun 2020 lalu.
Lagu ini menceritakan tentang seorang yang berusaha untuk menjadi sosok yang dicintai oleh pasangannya namun usahanya tak pernah dilihat.
Andi Rianto mengemas musik lagu ini dengan arasemen piano yang menggambarkan kesedihan dan emosi dari lagu tersebut.
Melalui lagu ini, Prilly dan Andi Rianto pun berharap dapat mengisi dan meramaikan belantika musik Indonesia tahun ini dan menyuarakan keresahan emosi sehingga pendengarnya bisa merasa terwakilkan dalam emosi yang dikemas lagu ini.
Lagu "Apa Lagi" dari Prilly Latuconsina dan Andi Rianto dapat didengarkan melalui berbagai layanan musik digital mulai tanggal 22 Januari 2021. (Ant/OL-12)
Aktris berbakat asal Australia, Yerin Ha, kini tengah menjadi sorotan global berkat perannya yang fenomenal dalam serial populer Netflix, Bridgerton Musim 4.
Menurut Dian Sastrowardoyo, sosok Kinan dalam film Laut Bercerita adalah representasi perempuan yang sangat inspiratif.
Bagi Dian Sastrowardoyo, kedekatan dengan keluarga inti jauh lebih bermakna dibandingkan kemeriahan acara formal di luar rumah.
Pengalaman bertaruh nyawa tersebut terjadi saat Luna Maya melakoni adegan di sebuah sungai yang memiliki arus cukup deras di kawasan Pangandaran, Jawa Barat.
Laura Moane mengungkapkan bahwa keputusannya untuk mengambil peran di serial A dan Z: InsyaAllah Cinta didasari oleh ketertarikannya pada alur cerita yang ditawarkan.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Melalui karya terbaru berjudul Peganglah Tanganku, sejumlah penyanyi lintas generasi bersatu untuk memberikan dukungan moril dan semangat bagi para penyintas di daerah terdampak.
Gerakan ini merupakan sinergi lintas sektor yang melibatkan musisi lintas generasi, komunitas, serta dukungan penuh dari pemerintah dan sektor swasta.
Hasil donasi yang terkumpul akan dikelola secara profesional oleh Masjid Jogokariyan.
Didirikan pada 14 Maret 2025, Amustra lahir dari keresahan atas keterbatasan akses, perlindungan profesi, hingga minimnya ruang pengembangan bagi musisi tradisi.
Partisipasi aktif para pelaku musik, penting untuk memastikan hak ekonomi mereka benar-benar terlindungi.
Dalam rangka merayakan 11 tahun perjalanan sebagai wadah bagi musisi perempuan lintas genre dan generasi, Sisterhoodgigs Movement menggelar We Matter.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved