Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Lagu hasil kolaborasi Gya Anandini dan Bayu Risa berjudul ‘Jantung Hati’ akhirnya secara resmi dirilis pada 8 Januari 2021 lalu. Lagu ini-pun sudah tersedia juga di digital music platform yang ada di Indonesia. Bersamaan dengan dirilisnya lagu ini, Gya dan juga Bayu Risa beberapa waktu lalu mengadakan press conference sekaligus menandai perilisan single ini. Diadakan secara virtual, press conference Jantung Hati ini dihadiri oleh puluhan media dari berbagai kota di Indonesia sekaligus juga beberapa musisi yang ikut serta mendukung suksesnya lagu ‘Jantung Hati’ ini.
Lagu ‘Jantung Hati’ sebenarnya merupakan versi baru dan versi bahasa Indonesia dari lagu berjudul 'Katong Dua' yang juga sempat dinyanyikan oleh Bayu Risa. Lagu ini diciptakan oleh Yochen Amos, Dennis Nussy, dan Bayu Risa. Baik 'Katong Dua' maupun ‘Jantung Hati’ memiliki jalan cerita yang sama yaitu tentang dua sejoli yang saling terbuka menyatakan isi hatinya dan berniat untuk mengikat janji selamanya. Bayu Risa dirasa Gya merupakan sosok yang tepat untuk kembali menyanyikan lagu ini, karena memiliki warna vokal yang khas dan unik. Gya sendiri mengaku bahwa dirinya sangat menyukai suara dari Bayu Risa.
Tetap dengan nuansa pop-ballad yang kental, lagu ini berawal dari sang produser, Dennis Nussy yang mengawali kolaborasinya bersama Gya melalui cover lagu ‘Semoga Kau Mengerti’ yang diunggah di Instagram pribadi miliknya. Dari hal itu, terbentuklah kolaborasi yang kemudian menginisasi dirilisnya lagu ‘Jantung Hati’ ini. Selain menjadi featuring artist di lagu ini, Bayu Risa juga terlibat langsung sebagai produser. Selain itu, ada pula Rozi Fathoni yang menjadi Executive Producer, Agi Anggadarma sebagai Mixing Engineer, serta Steve Corrao di Mastering Engineer.
Gya dan Bayu Risa juga merilis video musik dari lagu ‘Jantung Hati’ ini. Disutradarai oleh Daniel Shepherd Nggebu, video musik ini direkam dikatakan Gya sebagai lokasi rahasia namun masih berada di sekitaran Jakarta. Video menampilkan Gya dan juga Bayu seakan sedang menyatakan rasa cintanya kepada pasangan masing-masing karena ditampilkan juga suami dari Gya sekaligus istri dari Bayu Risa di video ini. Dipilihnya Daniel Shepherd Nggebu sebagai sutradara video musik ini adalah karena teknik editing dan tone warna video-video yang dihasilkan oleh Daniel sebelumnya dirasa sangat cocok dengan mood dari lagu ini.
Ada harapan yang disampaikan oleh Gya dan Bayu Risa dalam acara tersebut. “Harapanku kita bisa terus begini. Walau keadaan sedang tidak kondusif, tapi paling tidak kita tetap punya semangat dan tujuan. Walau kita tertatih, berjalan, atau merangkak kita harus tetap tidak berhenti untuk mencapai tujuan,” ungkap Bayu. “Kalau doaku, khusus untuk lagu ini, semoga lagu ini dapat diterima semua teman-teman yang mendengar. Trus bisa juga bikin happy-lah, bisa senyum-senyum sendiri. Soalnya, Gya sendiri juga begitu saat denger lagu ini,” sambung Gya. (RO/OL-12)
Perilisan lagu berjudul Miliaran Manusia dan Agency ini bertujuan untuk memperkenalkan nuansa pementasan kepada calon penonton Musikal Perahu Kertas.
60 pencipta lagu yang tergabung dalam Garda Publik Pencipta Lagu (Garputala) melaporkan Lembaga Manajemen Kolektif Nasional (LMKN) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
SPOTIFY resmi merilis Wrapped 2025 untuk para pendengar di seluruh dunia. Setiap tahunnya, Spotify Wrapped merangkum perjalanan mendengarkan musik dan podcast
PADI Reborn akhirnya resmi meluncurkan single terbarunya, Ego, pada Jumat, (7/11). Single ini menjadi pembuka album terbaru mendatang berjudul Dua Delapan.
Pada 1996, James F Sundah bersama Titiek Puspa, bekerja sama dengan member band legendaris Scorpions, Klaus Meine dan Rudolf Schenker.
Lagu Omoide Scroll kini telah dirilis di layanan streaming sebagai singel resmi ke-67 AKB48, sementara lagu ciptaan asli Akimoto berjudul Cécile telah dihapus dari YouTube.
Lagu Apa Arti Cinta dari Danil Josse hadir dengan balutan aransemen pop mainstream yang progresif namun tetap terasa hangat.
Secara musikal, SonicFlo memilih jalur pop-alternative sebagai identitasnya.
Kembali Kepadamu dari Pugar Restu Julian bukan sekadar lagu biasa, melainkan sebuah medium perenungan mengenai momen di mana segala perbuatan pada akhirnya akan kembali kepada diri sendiri.
Lagu Enggap Nafasku menjadi penanda kembalinya Dipaaa ke industri musik setelah sebelumnya sempat merilis lima lagu di sepanjang 2025.
Lagu Harmoni hadir dengan balutan musik ballad khas era 70-an yang menjadi kekuatan Krisna Trias.
Melalui trilogi ini, Vadesta menyuguhkan sebuah narasi cinta yang utuh dan saling terhubung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved