Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMPONIS dan pianis Indonesia Ananda Sukarlan akan menggelar konser yang dedikasikan untuk perbaikan politik Indonesia. Konser berjudul `Dari Jokowi PSI Hingga Broadway` dipersembahkan untuk Jokowi dan PSI.
Jokowi dipilih karena dinilai telah memulihkan harapan atas politik yang selama ini dikuasai elit lama. Sedangkan PSI dianggap Sukarlan sebagai partai harapan baru politik Indonesia dengan segala kontroversinya.
"Saya ingin menyumbang sesuatu buat perbaikan politik. Karena saya bisanya main piano, saya bikin konser untuk Jokowi dan PSI. Jokowi presiden yang luar biasa, sementara PSI partai harapan saya untuk memperbaiki politik Indonesia yang ruwet," kata Ananda, Kamis (14/3).
Menurutnya, Jokowi adalah presiden yang bekerja keras membangun Indonesia, memikirkan rakyat tidak mampu lewat program bantuan pendidikan, kesehatan dan lainnya.
"Sementara PSI adalah partai yang saya lihat berdiri paling depan memperjuangkan ide-ide kebangsaan dan berani melawan kelompok intoleran," ujarnya.
Baca juga: Lala Karmela Belajar Bahasa dan Tari India
Konser itu rencananya digelar di Soehanna Hall, Energy Building SCBD, Jakarta, 29 Maret 2019 pukul 19.30 WIB.
Dalam konser itu, Ananda mengajak Mariska Setiawan, soprano muda asal Surabaya. Mariska akan tampil membawakan beberapa lagu Broadway terkenal seperti ` On My Own ` dari Les Miserables, I Have Confidence ` dari The Sound of Music dan lainnya.
Mariska akan diiringi Ananda Sukarlan, yang akan memainkan beberapa karya solonya yang mendunia, seperti Rapsodia Nusantara.
Juli nanti, lewat program `Passport to Broadway Worldwide` , Mariska Setiawan mendapatkan beasiswa penuh untuk summer course di Broadway, New York City. Ia lolos setelah mengalahkan 700 kandidat lain dari Indonesia.
"Passport to Broadway Worldwide" adalah program audisi ke berbagai negara, mencari bakat besar baru untuk Broadway musicals yang merupakan panggung terbesar di dunia untuk genre musik ini.
Sebelumnya, Mariska pernah tampil menjadi peran utama dalam opera Saidjah & Adinda yang diangkat berdasarkan kisah klasik Douwes Dekker dan Laki-Laki Sejati dari naskah Putu Wijaya, yang kedua musiknya diciptakan Ananda Sukarlan.
Selain itu, Ananda akan membawakan beberapa lagu nasional yang dikemas dalam piano klasik yang virtuosik selain juga sejumlah puisi Indonesia yang digubah menjadi tembang puitik. Dalam konser, akan tampil vokalis Giring Ganesha, yang membawakan satu lagu populer terkenal.
Ananda Sukarlan adalah penerima penghargaan `Anugerah Kebudayaan RI` pada 2015. Ia juga pernah menjadi brand ambassador beberapa piano serta key influencer untuk Greenpeace melalui videonya yang menampilkan dirinya di atas kapal Rainbow Warrior, dan beberapa produk Indonesia. (Medcom/OL-2)
Lagu Hancur Dulu menjadi penanda perjalanan batin Ashilla dalam memahami diri sendiri dan keluar dari fase penyangkalan (denial) yang selama ini membelenggunya.
King Nassar memandang setiap peristiwa dalam hidup, baik itu kehilangan maupun kehadiran hal baru, sebagai bagian dari ketetapan Sang Pencipta yang harus dihadapi dengan keikhlasan.
Proses kreatif kolaborasi ini menjadi ruang eksplorasi musikal yang intens bagi Difki Khalif dan Prinsa Mandagie.
PIKOTARO mengaku bahwa inspirasi lagu ini lahir langsung dari interaksinya dengan anak-anak pejuang kanker.
Peluncuran lagu Çike Çike dari Bebe Rexha menyusul pengumuman album keempat sekaligus album visual pertama dalam katalog musik Bebe yang dijadwalkan rilis pada 12 Juni 2026 mendatang.
Lagu Syakara dari Societeit de Harmonie hadir sebagai karya reflektif yang mengajak pendengar untuk sejenak berhenti dari beban kecemasan, keluhan, dan tuntutan hidup yang kerap mendominasi.
Mantan Bupati Indramayu Nina Dai Bachtiar menemui Jokowi di Solo untuk meminta restu bergabung ke PSI.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
INDONESIA Corruption Watch (ICW) mengkritik dukungan untuk melakukan revisi UU KPK yang dilontarkan oleh mantan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo atau Jokowi.
Pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut keinginan agar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali ke Undang-Undang lama dinilai tidak lebih dari gimik politik.
PERNYATAAN Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi mengenai wacana revisi Undang-Undang Komisi Pemberantasan Korupsi atau revisi UU KPK menuai kritik dan terkesan cuci tangan oleh ICW
ANGGOTA Komisi III DPR RI Nasyirul Falah Amru menanggapi sikap Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang setuju ingin kembalikan UU Komisi Pemberantasan Korupsi (UU KPK) versi lama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved