Headline

Faktor penyebab anak mengakhiri hidup bukan tunggal.

Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2025: 5,39 Persen

Naufal Zuhdi
05/2/2026 11:22
Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV 2025: 5,39 Persen
Ilustrasi(Antara)

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal IV 2025 mencapai 5,39%.

“Ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto pada triwulan IV 2025 atas dasar harga berlaku adalah sebesar Rp6.147,2 triliun atas dasar harga konstan Rp3.474,5 triliun. Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV 2025 bila dibandingkan dengan triwulan IV 2024 atau secara year-on-year mengalami pertumbuhan sebesar 5,39%,” kata Amalia saat konferensi pers, Kamis (5/2).

Sepanjang 2025, ekonomi Indonesia berdasarkan besaran produk domestik bruto atau PDB atas dasar harga berlaku sebesar Rp23.821,1 triliun dan atas dasar harga konstan Rp13.580,5 triliun. 

“Secara kumulatif, ekonomi Indonesia sepanjang tahun 2025 tumbuh sebesar 5,11%,” tegasnya.

Ia menambahkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan IV tahun 2025 yang sebesar 5,39% ini merupakan pertumbuhan tahunan triwulan IV tertinggi pascapandemi Covid-19.

Angka pertumbuhan tersebut sedianya cukup jauh dari prediksi Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Indonesia (UI). Ekonom LPEM FEB UI Teuku Riefky menyebut pertumbuhan ekonomi di kuartal IV 2025 masih belum berkualitas dan berpotensi hanya tumbuh sedikit di atas 5%. Angka itu, menurutnya, ditolong oleh paket stimulus ekonomi yang digelontorkan oleh pemerintah. 

“Perekonomian Indonesia diestimasi tumbuh sebesar 5,18% di Triwulan-IV 2025 dan 5,05% untuk full year 2025. Kami cenderung pesimistis bahwa transformasi struktural akan diimplementasikan dalam waktu dekat. Oleh karena itu, kami memperkirakan pertumbuhan PDB Indonesia akan stagnan di sekitar 4,9% hingga 5,3% pada FY2026,” ucap Riefky dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Kamis (5/2).

Sejak akhir 2025, sambung dia, Indonesia menghadapi berbagai kejadian bencana alam berupa banjir dan tanah longsor di berbagai daerah yang menimbulkan korban nyawa dan kerugian ekonomi dalam jumlah besar. Kondisi ini diperparah dengan tidak memadainya respon tanggap darurat bencana dan buruknya koordinasi antarlembaga pemerintah dalam menangani krisis. (E-3)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik