Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Tembus Rp3 Juta! Harga Emas Antam Hari Ini 29 Januari 2026 Cetak Rekor Historis

Andhika Prasetyo
29/1/2026 09:23
Tembus Rp3 Juta! Harga Emas Antam Hari Ini 29 Januari 2026 Cetak Rekor Historis
Ilustrasi(Antara)

 

Harga emas Antam hari ini, Kamis 29 Januari 2026, mencatatkan sejarah baru pada perdagangan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, harga emas Antam pecahan 1 gram menembus level psikologis Rp3.000.000. Harga emas hari ini berada di level Rp3.003.000 per gram, naik Rp35.000 dari perdagangan hari sebelumnya. Lonjakan ini terjadi seiring dengan meroketnya harga emas spot dunia yang mencapai rekor tertinggi di kisaran USD 5.500 per troy ounce.

Kenaikan drastis ini menjadi sinyal kuat bagi para investor bahwa aset safe haven masih menjadi primadona di tengah ketidakpastian ekonomi global tahun 2026. Bagi Anda yang berencana melakukan transaksi jual-beli, berikut adalah rincian data harga terbaru yang dihimpun tim redaksi Media Indonesia.

Berat Emas Harga Dasar (Rp)  
0,5 Gram Rp 1.551.500  
1 Gram Rp 3.003.000  
2 Gram Rp 5.946.000  
3 Gram Rp 8.894.000  
5 Gram Rp 14.790.000  
10 Gram Rp 29.525.000  
25 Gram Rp 73.687.000  
50 Gram Rp 147.295.000  
100 Gram Rp 294.512.000  

*Harga berdasarkan data Logam Mulia Antam per 29 Januari 2026, pukul 08:30 WIB. Harga NPWP (+0,25%) berlaku bagi pemegang NPWP saat pembelian.

Analisis Pasar: Mengapa Emas "Menggila"?

Lonjakan harga emas domestik pagi ini tidak lepas dari sentimen global yang sangat kuat. Berdasarkan pantauan data pasar:

  • Rekor Dunia USD 5.500: Harga emas di pasar spot global tercatat menyentuh level tertinggi baru di USD 5.500 per troy ounce. Kekhawatiran terhadap instabilitas geopolitik dan spekulasi kebijakan bank sentral AS (The Fed) menjadi bahan bakar utama reli ini.
  • Faktor Mata Uang Rupiah: Meskipun Mata Uang Rupiah menunjukkan perlawanan dengan menguat tipis ke level Rp16.722 per USD pada penutupan kemarin, besarnya kenaikan harga emas internasional (XAU/USD) tetap mendominasi pembentukan harga emas lokal. Penguatan Rupiah hanya sedikit menahan agar lonjakan tidak lebih ekstrem.
  • Permintaan Fisik: Tren pembelian emas fisik oleh bank sentral negara-negara berkembang di awal tahun 2026 terus berlanjut, menciptakan dasar permintaan yang solid (floor price) yang tinggi.

(E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya