Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia Nafan Aji Gusta menilai kondisi fundamental makroekonomi Indonesia masih solid sehingga sentimen negatif dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) terkait rebalancing indeks saham Indonesia cenderung bersifat jangka pendek. Di tengah pelemahan pasar, ia justru mendorong investor untuk memanfaatkan momentum koreksi dengan strategi buy the dip.
Nafan menjelaskan, secara fundamental perekonomian domestik tetap kuat. Dengan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang telah mengalami pelemahan signifikan secara psikologis, kondisi ini dinilai membuka peluang akumulasi saham pada level harga yang lebih rendah. Menurutnya, koreksi yang terjadi lebih dipicu sentimen jangka pendek ketimbang perubahan mendasar pada ekonomi Indonesia.
Dari sisi teknikal, Nafan menyebut pergerakan IHSG sebelumnya masih berada dalam fase tren naik. Namun, sentimen negatif akibat pengumuman MSCI membuat laju indeks terkoreksi cukup dalam pada perdagangan Rabu. Meski demikian, ia menilai tekanan tersebut bersifat sementara dan tidak mengubah gambaran besar tren pasar dalam jangka menengah hingga panjang.
Karena itu, Nafan mengimbau pelaku pasar agar tidak bereaksi berlebihan dengan melakukan aksi jual panik. Ia menekankan bahwa sentimen terkait MSCI diproyeksikan mereda seiring waktu, sementara faktor fundamental domestik tetap menjadi penopang utama pergerakan pasar saham Indonesia.
Sebagaimana diketahui, pada Selasa (28/01) waktu Amerika Serikat, MSCI mengumumkan rencana pembekuan sementara proses rebalancing indeks saham Indonesia, termasuk penundaan indeks review Februari 2026. Kebijakan tersebut mencakup pembekuan kenaikan Foreign Inclusion Factor (FIF) dan Number of Shares (NOS), penangguhan penambahan konstituen ke dalam MSCI Investable Market Indexes (IMI), serta pembekuan perpindahan antar-segmen ukuran indeks, termasuk dari Small Cap ke Standard.
MSCI menyatakan langkah ini diambil untuk menekan tingkat pergantian indeks (index turnover) dan mengurangi risiko investability, sekaligus memberi ruang bagi otoritas Indonesia meningkatkan transparansi pasar. Sebelumnya, pada Oktober 2025, MSCI juga meminta masukan pelaku pasar terkait rencana penggunaan Monthly Holding Composition Report yang diterbitkan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) sebagai referensi tambahan dalam perhitungan free float saham.
Hasil konsultasi MSCI menunjukkan investor global masih menyoroti isu transparansi struktur kepemilikan saham serta kekhawatiran atas potensi perdagangan terkoordinasi yang dapat mengganggu pembentukan harga wajar. MSCI menegaskan akan terus memantau perkembangan pasar Indonesia dan berinteraksi dengan otoritas terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan dan Bursa Efek Indonesia (BEI).
Sejalan dengan sentimen tersebut, data perdagangan di BEI menunjukkan IHSG hari ini dibuka melemah 597,75 poin atau 6,66% ke posisi 8.382,48. Sementara itu, indeks LQ45 turun 55,95 poin atau 6,39% ke level 820,16. (Ant/E-3)
IHSG hari ini Jumat 6 Februari 2026 berpotensi rebound ke level 8.328. Pantau analisis pasar modal dan update harga emas Antam yang merosot tajam.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia masih bergerak fluktuatif pada sesi awal perdagangan Kamis, 5 Februari 2026.
IHSG hari ini Kamis 5 Februari 2026 dibuka menguat 20,63 poin (0,28%) ke level 7.316,21. Cek analisis pergerakan saham dan indeks LQ45 di sini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada perdagangan Rabu, 4 Februari 2026, diperkirakan bergerak konsolidatif.
IHSG hari ini Rabu 4 Februari 2026 dibuka menguat di zona hijau. Indeks sempat menyentuh level 8.193, didorong sentimen positif meski isu MSCI membayangi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang masih berlangsung.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyebut tak khawatir soal kemungkinan penurunan peringkat Indonesia dalam klasifikasi indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Peningkatan batas minimal free float saham menjadi 15% serta rencana demutualisasi Bursa Efek Indonesia (BEI) merupakan bagian dari agenda reformasi pasar modal nasional.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia pada Selasa (3/2) pagi dibuka melemah. Simak analisis penyebab koreksi pasar modal.
Mirae Asset Sekuritas memperkirakan tingkat volatilitas indeks harga saham gabungan (IHSG) masih akan tetap tinggi dalam waktu dekat.
Masukan dari MSCI harus dipandang sebagai momentum untuk mempercepat reformasi struktural guna mewujudkan pasar modal Indonesia yang lebih sehat, transparan, adil, dan semakin kompetitif.
Ekonom keuangan dan praktisi pasar modal Hans Kwee memproyeksikan pasar saham Indonesia akan memasuki fase pemulihan secara bertahap pada pekan depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved