Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bank sentral terus melakukan intervensi di pasar keuangan untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian global. Langkah tersebut ditempuh untuk meredam tekanan jangka pendek terhadap rupiah sekaligus memastikan pergerakan nilai tukar tetap sejalan dengan fundamental ekonomi.
Pada penutupan perdagangan Selasa (27/1), nilai tukar rupiah tercatat melemah 0,08 persen ke level Rp16.768 per dolar AS. Menurut Perry, pelemahan nilai tukar rupiah yang terjadi belakangan ini bersifat teknikal dan dipicu meningkatnya ketidakpastian global.
"Bank Indonesia terus melakukan intervensi di pasar luar negeri melalui Non-Deliverable Forward (NDF) di pasar Asia, Eropa, dan Amerika," kata Perry dalam konferensi pers Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) di Jakarta, Selasa (27/1).
Di dalam negeri, BI melakukan intervensi di pasar tunai (spot) maupun domestic non-deliverable forward. Selain menjaga stabilitas nilai tukar rupiah, Bank Indonesia juga mencermati perkembangan inflasi, khususnya inflasi inti yang tetap terjaga.
Sementara itu, ia mengatakan tekanan inflasi yang bersumber dari harga pangan dinilai bersifat jangka pendek dan bergejolak (volatile food). Untuk mengatasinya, BI memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan daerah melalui Tim Pengendalian Inflasi Pangan.
Perry menegaskan, secara fundamental nilai tukar rupiah memiliki prospek menguat. Hal ini didukung oleh inflasi yang rendah, pertumbuhan ekonomi yang diperkirakan membaik, serta imbal hasil investasi di Indonesia yang tetap menarik.
"Nilai tukar secara fundamental akan menguat. Apa indikator fundamental? Inflasi yang rendah, serta pertumbuhan ekonomi yang akan membaik," ucapnya.
Dengan bauran kebijakan tersebut, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter dinilai tetap mampu menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi. Dari sisi moneter, BI menempuh kebijakan penurunan suku bunga, ekspansi likuiditas, serta pelonggaran kebijakan makroprudensial untuk mendorong penyaluran kredit.
Selain itu, sinergi kebijakan fiskal-moneter juga diperkuat melalui pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder, serta pemanfaatan sebagian kepemilikan SBN oleh Bank Indonesia untuk mendukung pendanaan stimulus fiskal. (H-4)
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
SUVEI Konsumen yang dilakukan Bank Indonesia (BI) pada Februari 2026 menunjukkan keyakinan masyarakat terhadap kondisi ekonomi nasional tetap kuat di tengah isu naiknya harga minyak dunia.
CPI bersama Bank Indonesia meluncurkan buku pedoman implementasi model bisnis UMKM berkelanjutan sebagai panduan mendorong ekonomi hijau dan akses pembiayaan ramah lingkungan.
GELIAT ekonomi syariah di Jawa Barat (Jabar) terus menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini tercermin dari kokohnya ekosistem industri halal di wilayah tersebut.
Bank Indonesia peringatkan risiko tukar uang di jalanan. Melalui program SERAMBI 2026, BI siapkan Rp185,6 triliun uang layak edar. Simak cara tukar resmi via aplikasi PINTAR
Serangan Militer AS-Israel ke Iran, DPR Dorong Pemerintah Aktifkan Skenario Fiskal Kontinjensi dan Stabilitas Moneter
Dunia disebut sedang memasuki periode perubahan besar yang membawa konsekuensi sosial, ekonomi, hingga ancaman terhadap ketahanan negara.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meminta Danantara Indonesia untuk menjelaskan kepastian arah kebijakan fiskal Indonesia kepada Moody's.
Menkeu Purbaya targetkan tax ratio 11–12% pada 2026, optimistis penerimaan pajak membaik seiring pemulihan ekonomi dan perkuat pertumbuhan DJP.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
WAKIL Menteri Keuangan Juda Agung menegaskan komitmennya memperkuat koordinasi kebijakan fiskal dan moneter usai resmi dilantik di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/2).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved