Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menargetkan peningkatan rasio perpajakan (tax ratio) hingga 11–12 persen pada 2026. Target tersebut disampaikan Purbaya usai melantik 40 pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP), Kementerian Keuangan, Jumat, 6 Februari 2026.
Purbaya mengakui capaian penerimaan pajak pada tahun sebelumnya berada di bawah target, seiring perlambatan ekonomi. Namun, ia optimistis kinerja penerimaan dapat membaik seiring dengan pemulihan dan penguatan pertumbuhan ekonomi ke depan.
“Apalagi kemarin pengumpulan tax collection kita kan di bawah target karena ekonominya melambat. Tapi saya harapkan dengan membaiknya ekonomi dan ke depan akan lebih baik lagi, kita bisa mengumpulkan pendapatan dari pajak maupun Bea Cukai yang lebih tinggi,” ujar Purbaya.
Ia menegaskan, perbaikan tax ratio menjadi misi besar Direktorat Jenderal Pajak. Dari posisi saat ini sekitar 9 persen, Purbaya menargetkan peningkatan signifikan dalam waktu dekat.
“Saya mengharapkan ada perbaikan tax collection rate yang signifikan dari 9 persen sekarang, mungkin 11–12 persen untuk tahun ini. Tahun depan kita perbaiki lagi. Jadi ini misi kita, misi yang berat untuk Pajak,” tegas Purbaya.
Purbaya juga mengingatkan para pejabat pajak yang baru dilantik agar tidak lagi menjadikan perlambatan ekonomi sebagai alasan apabila target penerimaan tidak tercapai. Menurutnya, kondisi ekonomi tahun ini menunjukkan tren yang lebih baik dibandingkan sebelumnya.
“Kalau kemarin Anda mencapainya di bawah target, saya masih bisa beralasan di depan DPR karena ekonominya lambat. Tapi tahun ini enggak bisa lagi,” kata Purbaya.
Ia bahkan secara terbuka menyebut tekanan politik yang akan dihadapinya jika kinerja perpajakan tidak menunjukkan perbaikan di tengah pertumbuhan ekonomi yang lebih kuat.
“Kalau sampai akhir tahun tax collection rate kita enggak membaik, padahal ekonominya tumbuh makin baik, saya akan digebukin DPR dan saya enggak bisa bertahan lagi. Saya enggak bisa memberikan argumen yang kuat,” ujar Purbaya.
Sebagai seorang ekonom, Purbaya mengaku kegagalan mencapai target tersebut akan menjadi pukulan berat secara profesional maupun personal.
“Buat orang seperti saya, orang ekonomi, itu kekalahan yang telak. Pasti tiap malam saya enggak bisa tidur. Sekarang aja sudah susah tidur,” pungkas Purbaya. (Bob/P-3)
Purbaya Yudhi Sadewa mengeklaim telah lama mengetahui keberadaan safe house di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC).
Diperlukan perubahan UU P2SK agar pengaturannya selaras dengan arah dan semangat putusan Mahkamah Konstitusi melalui pengusulan RUU kumulatif terbuka.
Purbaya menilai capaian tersebut mencerminkan daya beli masyarakat yang semakin menguat.
Purbaya pun menilai pengunduran diri Dirut BEI sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah menangani persoalan pasar dengan cepat dan serius.
Purbaya menambahkan, dengan pengelolaan yang tepat, penguatan rupiah tidak sulit untuk diwujudkan. Karena itu, ia meminta masyarakat tidak perlu panik.
IKATAN Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) terus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan rasio pajak (tax ratio) Indonesia yang baru mencapai 10,07% pada 2024.
Kegiatan ekonomi bawah tanah ini, jika dikelola dengan baik, memiliki potensi besar bagi penerimaan negara.
MENTERI Keuangan Sri Mulyani Indrawati bersama Direktorat Jenderal Pajak (DJP) melaporkan ke Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) terkait perkembangan sistem perpajakan coretax system,
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved