Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Efek Dana Rp200 T, Purbaya Sebut Penjualan Mobil Meroket

Insi Nantika Jelita
04/2/2026 17:07
Efek Dana Rp200 T, Purbaya Sebut Penjualan Mobil Meroket
Menkeu Purbaya.(MI/Naufal Zuhdi)

MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan adanya lonjakan pembelian mobil dan motor pada akhir tahun lalu. Ia menyebut peningkatan tersebut berkat kebijakan penempatan dana sebesar Rp200 triliun di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sejak September 2025.

“Pembelian mobil sekarang sudah tumbuhnya di akhir tahun itu 17,9%, sementara penjualan motor tumbuhnya 14,5%," ujarnya dalam rapat kerja (raker) dengan Komisi XI DPR di Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (4/2).

Purbaya menilai capaian tersebut mencerminkan daya beli masyarakat yang semakin menguat. "Hal itu menunjukkan daya beli masyarakat yang sudah semakin kuat. Indeks penjualan ritel juga naik ke level yang cukup tinggi dari sejak bulan September,” terangnya.

Menurutnya, kebijakan pemindahan dana tersebut memberikan dampak nyata terhadap perekonomian. “Sejak kita inject, pemindahan uang 200 triliun dari sentral bank ke sistem perekonomian kita, memang berdampak,” katanya.

Ia menambahkan, tanpa kebijakan tersebut pemerintah tidak akan mampu membalikkan arah perekonomian. Menurutnya, jika langkah itu tidak diambil, arah ekonomi tidak akan berubah. Konsekuensinya, pemerintah memilih tidak menaikkan pajak dan menekan defisit mendekati batas yang ditetapkan.

"Yang terpenting adalah kita berhasil membalik arah ekonomi dengan cukup signifikan tanpa melanggar kaidah-kaidah kebijakan fiskal yang berkesinambungan,” jelasnya.

Dari sisi penawaran, Purbaya menilai perbaikan ekonomi juga tercermin pada indikator manufaktur. Angka Purchasing Managers' Index (PMI) Indonesia dikatakan  konsisten berada di atas 50.

"Di Desember sempat turun tapi di Januari naik lagi ke 52,6. Artinya sepertinya produsen juga merasakan perbaikan dari sisi demand sehingga mereka berniat meningkatkan supply dari produksi mereka ke pasar,” tuturnya.

Ia optimistis momentum pertumbuhan ekonomi yang terjadi pada triwulan keempat tahun lalu akan terus berlanjut. "Biasanya kalau PMI kan daya prediksinya bisa 5 sampai 6 bulan ke depan ya,” ucap Purbaya. (Ins/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Cahya Mulyana
Berita Lainnya