Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH memastikan isu melemahnya nilai tukar rupiah yang mendekati Rp17.000 per dolar AS menjadi perhatian dalam koordinasi tim ekonomi. Namun, Istana menegaskan tidak ada instruksi khusus yang bersifat reaktif, melainkan penekanan pada penguatan fundamental ekonomi nasional dan sektor riil.
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan, pertemuan yang digelar pemerintah bersama otoritas ekonomi merupakan agenda rutin lintas kementerian dan lembaga. Koordinasi tersebut melibatkan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Kementerian Keuangan, Bank Indonesia, serta Kementerian Investasi yang juga membawahi Danantara.
"Berkenaan dengan pertemuan kemarin sebenarnya itu adalah pertemuan rutin. Jadi kami memang rutin saling berkoordinasi di antara beberapa kementerian dan lembaga yang membidangi masalah ekonomi," ujar Prasetyo kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Kamis (22/1).
Menurutnya, koordinasi diperlukan karena kebijakan ekonomi di satu lembaga memiliki dampak langsung terhadap sektor lain. Oleh karena itu, komunikasi intensif terus dilakukan agar arah kebijakan tetap sejalan.
Meski bersifat rutin, isu nilai tukar rupiah tetap menjadi salah satu agenda pembahasan. Prasetyo menegaskan stabilitas rupiah tidak dilepaskan dari kekuatan fundamental ekonomi secara keseluruhan.
Ia menambahkan, fokus utama pemerintah yakni memastikan sektor riil terus tumbuh dan berkembang, karena hal tersebut menjadi penopang utama kestabilan nilai tukar.
*Secara khusus yang paling penting adalah bagaimana kemudian kita memastikan bahwa fundamental ekonomi kita itu kuat, kemudian sektor-sektor riil didorong untuk itu tumbuh dan berkembang karena kuncinya di situ," jelas Prasetyo.
Selain itu, pemerintah juga menaruh perhatian pada percepatan belanja negara di awal tahun. Optimalisasi belanja pemerintah dipandang sebagai salah satu instrumen stimulus untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.
"Di awal tahun seperti biasa government spending juga kemarin salah satu yang dibahas karena kita menghendaki di awal tahun belanja pemerintah juga sudah bisa optimum karena ini bagian dari salah satu stimulus ekonomi," pungkasnya. (H-4)
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
KETUA Komisi XI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Mukhamad Misbakhun meminta agar Bank Indonesia (BI) untuk menjaga nilai tukar rupiah pada angka-angka yang moderat.
RAPAT Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate tetap berada pada level 4,75 persen mempertahankan stabilitas nilai tukar rupiah
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
Nilai tukar Rupiah hari ini 22 Januari 2026 menguat ke Rp16.900 per USD didorong sentimen Trump dan keputusan BI Rate 4,75%. Cek selengkapnya di sini.
Ketua umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani mengaku sangat khawatir dengan pelemahan nilai tukar rupiah terhadap Dolar AS yang semakin dalam pada akhir-akhir ini.
Selain faktor suku bunga, Deni menilai bahwa kondisi neraca pembayaran pemerintah juga turut memberikan tekanan.
NILAI tukar rupiah menguat 20 poin atau 0,12 persen menjadi Rp16.936 per dolar AS dari sebelumnya hampir Rp17.000 per dolar AS. Penguatan itu terjadi saat penutupan perdagangan 21 Januari 2026
Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan di Jakarta, Rabu 21 Januari 2026, bergerak menguat 1 poin atau 0,01% menjadi Rp16.955 per dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved