Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menepis anggapan pelemahan nilai tukar rupiah dipicu isu pencalonan Thomas A. M. Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Menurutnya, pelemahan rupiah terjadi sebelum isu tersebut mencuat.
“Rupiah melemah sebelum Pak Thomas ditunjuk, jadi itu bukan isu,” kata Purbaya di Jakarta, Kamis (22/1).
Purbaya memastikan, Bank Indonesia, Kementerian Keuangan, dan seluruh elemen pemerintah berupaya terus menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. Ia juga menyatakan keyakinannya bank sentral memiliki strategi yang tepat dalam mengelola dinamika pasar.
“Fundamental ekonomi kita terus diperbaiki dan akan semakin membaik. Jadi enggak usah khawatir,” ujarnya.
Menanggapi pertanyaan terkait pembahasan rupiah dalam Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) bersama Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad, Purbaya menegaskan tidak ada arahan khusus. Diskusi yang dilakukan hanya menyangkut kondisi ekonomi secara umum.
“Beliau hanya berdiskusi soal kondisi ekonomi secara keseluruhan dan sepakat bahwa rupiah seharusnya lebih kuat. Tidak perlu khawatir rupiah akan memicu krisis ekonomi,” jelasnya.
Ia menambahkan, fundamental ekonomi Indonesia saat ini masih sangat baik dan kebijakan fiskal serta moneter berjalan selaras. Ke depan, pertumbuhan ekonomi diyakini akan semakin cepat, seiring dengan meningkatnya minat investor.
“Investor akan masuk, rupiah menguat, pasar modal juga menguat,” katanya.
Menurut Purbaya, pergerakan pasar modal menjadi salah satu indikator penting bagi investor global dalam menilai kondisi perekonomian suatu negara. Ketika pasar modal menguat, investor akan melirik fondasi ekonomi dan mulai menanamkan modalnya.
“Pasar modal itu bendera bagi investor dunia. Kalau pasar modal menguat, investor akan melihat fondasi ekonomi lalu masuk. Foreign direct investment akan mulai banyak masuk,” pungkasnya. (E-4)
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan belum ada rencana menaikkan harga BBM bersubdisi meskipun harga minyak dunia saat ini melambung
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kenaikan harga minyak mentah dunia yang telah menembus level di atas US$100 per barel.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah berpotensi menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi apabila lonjakan harga minyak dunia terus berlanjut.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pencairan tunjangan hari raya (THR) bagi aparatur sipil negara (ASN) diperkirakan akan rampung dalam waktu sekitar satu pekan ke depan.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pemerintah membuka kemungkinan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) apabila harga minyak dunia melonjak.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan, ekonomi Indonesia diyakini masih memilki ketahanan meski terjadi eskalasi konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel
PRESIDEN Prabowo Subianto memberikan pesan tegas kepada Thomas Djiwandono yang baru saja dilantik sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI).
Karier Juda di BI dimulai sebagai Staf Departemen Kebijakan Ekonomi dan Moneter, termasuk penugasan di Kantor Perwakilan BI London (1992–1999).
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
DEPUTI Gubernur Bank Indonesia (BI) terpilih Thomas Djiwandono mengaku tidak pernah ada pembahasan langsung dengan Presiden Prabowo Subianto terkait penunjukan dirinya.
Pada Senin (26/1) sore, Komisi XI DPR RI resmi menetapkan keponakan Presiden Prabowo Subianto itu sebagai deputi gubernur BI dalam rapat internal yang berlangsung singkat, kurang dari satu jam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved