Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Indonesia-Inggris luncurkan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi, Menko Airlangga Ingin Cepat Gabung OECD

Ihfa Firdausya
20/1/2026 17:18
Indonesia-Inggris luncurkan Kemitraan Pertumbuhan Ekonomi, Menko Airlangga Ingin Cepat Gabung OECD
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto di Kadin Indonesia x Growth Gateway Roundtable: Delivering Growth as Part of Indonesia’s OECD Accession di Boston Consulting Group (BCG) London Office, Senin (19/1).(Dok.Kemenko Perekonomian)

SETELAH Indonesia dan pemerintah Inggris sepakat meluncurkan kemitraan pertumbuhan ekonomi di sejumlah sektor, Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan Indonesia ingin mempercepat proses aksesi ke Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD). Hal itu sebagai bagian dari agenda transformasi ekonomi menuju Indonesia Emas 2045.

Itu disampaikan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI Airlangga Hartarto saat memberikan keynote remarks pada kegiatan Kadin Indonesia x Growth Gateway Roundtable: Delivering Growth as Part of Indonesia’s OECD Accession di Boston Consulting Group (BCG) London Office, Senin (19/1).

Forum tersebut mempertemukan pemerintah Indonesia, pemerintah Inggris, Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, serta para pemimpin dunia usaha internasional. Tujuannya untuk membahas dukungan percepatan proses aksesi OECD dan implikasinya bagi sektor swasta, khususnya dalam kerangka OECD Investment Framework.

“Aksesi OECD bukan sekadar proses teknis, tetapi merupakan prioritas strategis nasional dan fondasi penting untuk mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Airlangga dalam keterangan yang dikutip, Selasa (20/1).

Menurutnya, penyelarasan kebijakan Indonesia dengan standar OECD akan memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas regulasi, serta mendorong daya saing ekonomi nasional secara berkelanjutan. Hal itu diharapkan mampu meningkatkan investasi dan mendorong perekonomian nasional.

Menko Airlangga juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Inggris atas dukungan yang terus berkelanjutan dalam proses aksesi Indonesia ke OECD. Selain itu kepada pihak Boston Consulting Group (BCG) atas dukungan teknis yang diberikan, khususnya dalam mendampingi Tim Nasional mendorong percepatan proses aksesi Indonesia ke OECD.

Kemitraan Strategis Indonesia-Inggris

Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Kerajaan Inggris untuk Republik Indonesia Dominic Jermey menegaskan bahwa momentum pertemuan ini menjadi sangat penting. Hal itu mengingat Presiden Republik Indonesia meluncurkan United Kingdom-Indonesia Strategic Partnership. 

Pada hari yang sama, Menko Airlangga juga dijadwalkan menandatangani Indonesia-United Kingdom Economic Growth Partnership (EGP) sebagai bagian dari penguatan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Inggris.

Ketua Dewan Penasihat Kadin Indonesia Hashim Djojohadikusumo menegaskan bahwa ekonomi Indonesia sangat besar. Karena itu perlu dukungan yang besar untuk mampu tumbuh lebih tinggi. Salah satu upaya yang sangat strategis melalui aksesi Indonesia ke OECD. 

Ketua Umum Kadin Indonesia Anindya N. Bakrie juga menegaskan dukungan yang sangat kuat dari Kadin dan sektor swasta dalam percepatan proses aksesi Indonesia ke OECD. (H-4)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya