HARGA emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) terpantau stabil pada perdagangan Senin (12/1). Mengutip data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam pecahan 1 gram hari ini dibanderol sebesar Rp2.602.000. Posisi ini tercatat tidak berubah sejak pembaruan terakhir pada Sabtu (10/1) kemarin.
Rincian Harga Emas Antam Hari Ini
Berikut adalah rincian harga emas Antam untuk berbagai ukuran mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram pada Senin, 12 Januari 2026:
| Ukuran Emas | Harga Jual (NPWP 0,45%) |
|---|---|
| 0,5 Gram | Rp1.351.000 |
| 1 Gram | Rp2.602.000 |
| 2 Gram | Rp5.144.000 |
| 3 Gram | Rp7.691.000 |
| 5 Gram | Rp12.785.000 |
| 10 Gram | Rp25.515.000 |
| 25 Gram | Rp63.662.000 |
| 50 Gram | Rp127.245.000 |
| 100 Gram | Rp254.412.000 |
| 250 Gram | Rp635.765.000 |
| 500 Gram | Rp1.271.320.000 |
| 1.000 Gram | Rp2.542.600.000 |
Harga Buyback Emas Antam
Sementara itu, harga jual kembali atau buyback emas Antam hari ini berada di level Rp2.455.000 per gram. Harga ini juga terpantau stabil dibandingkan hari sebelumnya. Perlu diingat bahwa harga buyback merupakan harga yang diterima pemilik emas jika ingin menjual kembali emasnya ke gerai Antam.
Harga Emas di Pegadaian (UBS dan Galeri 24)
Selain Antam, harga emas yang diperdagangkan melalui PT Pegadaian (Persero) juga menunjukkan tren yang serupa. Emas merek UBS pecahan 1 gram tercatat stabil di angka Rp2.676.000, sedangkan emas Galeri 24 berada di kisaran Rp2.622.000 per gram.
Analisis: Mengapa Harga Emas Cenderung Stabil?
Stabilitas harga emas di awal pekan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kunci di pasar global:
- Ketegangan Geopolitik: Konflik yang masih berlangsung di Eropa Timur dan Timur Tengah terus memposisikan emas sebagai aset safe haven yang dicari investor.
- Kebijakan The Fed: Pelaku pasar tengah menantikan data ekonomi Amerika Serikat terbaru untuk memprediksi arah kebijakan suku bunga Federal Reserve. Spekulasi mengenai pelonggaran kebijakan moneter memberikan dukungan kuat bagi harga emas dunia yang kini bertahan di atas level USD4.500 per troy ons.
- Rebalancing Indeks: Adanya penyesuaian tahunan pada Indeks Komoditas Bloomberg (BCOM) yang berlangsung antara 9-15 Januari memberikan sedikit tekanan teknis, namun permintaan fisik yang kuat di kawasan Asia menjaga harga tidak terkoreksi dalam.
Bagi para investor, kondisi stabil ini sering kali dianggap sebagai momentum untuk melakukan konsolidasi portofolio. Namun, tetap disarankan untuk memantau pergerakan nilai tukar Rupiah terhadap Dolar AS, karena fluktuasi kurs memiliki dampak langsung terhadap harga emas domestik.
