Harga emas dunia terus mencoba mencetak sejarah baru dengan menembus level psikologis, yakni US$4.500 per troy ons, pada perdagangan Jumat, 9 Januari 2026. Harga emas ditutup menguat pada perdagangan terakhir pekan ini, yaitu di level US$ 4.510,61 per troy ons, naik 0,72% dibandingkan penutupan hari sebelumnya.
Penguatan ini membuat harga emas dunia semakin mendekati rekor tertinggi sepanjang masa. Saat ini, rekor harga emas masih bertahan di level US$ 4.531,5 per troy ons, yang tercatat pada 26 Desember tahun lalu.
Kenaikan tajam ini memicu gelombang kejutan di pasar komoditas global dan memperkuat posisi logam mulia sebagai aset penyelamat (safe haven) utama. Lonjakan ini juga menandai reli panjang emas yang terus melesat di tengah ketidakpastian ekonomi global. Para analis menyebut angka US$4.500 sebagai level psikologis baru yang mengubah peta investasi dunia secara drastis.
Tabel Pergerakan Harga Emas Global
| Indikator | Nilai Saat Ini | Perubahan |
|---|---|---|
| Harga Emas Spot (XAU/USD) | US$ 4.500,20 | +2,45% |
| Level Tertinggi Harian | US$ 4.512,00 | - |
| Level Psikologis Sebelumnya | US$ 4.000,00 | Tembus |
Mengapa Harga Emas Meroket Tajam?
Setidaknya ada tiga faktor utama yang memicu harga emas dunia menembus rekor US$4.500 per ons:
- Eskalasi Geopolitik: Ketegangan yang meningkat di beberapa kawasan strategis dunia memaksa investor menarik modal dari pasar saham dan mengalihkannya ke emas.
- Pelemahan Indeks Dolar (DXY): Nilai tukar dolar AS yang melemah terhadap mata uang utama lainnya membuat harga emas yang dipatok dalam dolar menjadi lebih murah dan menarik bagi pemegang mata uang lain.
- Kebijakan Suku Bunga: Sinyal dari bank sentral global yang mulai melunakkan kebijakan moneter (dovish) memberikan angin segar bagi aset yang tidak memberikan imbal hasil bunga seperti emas.
Dampak ke Harga Emas Antam di Indonesia
Kenaikan harga emas hari ini ke level US$4.500 dipastikan akan memberikan tekanan naik yang hebat pada harga emas batangan di dalam negeri, termasuk harga emas Antam dan perhiasan lokal. Jika nilai tukar Rupiah juga mengalami tekanan, harga emas domestik diprediksi bisa menembus rekor baru yang jauh lebih tinggi dari posisi saat ini.
Investor disarankan untuk tetap waspada terhadap volatilitas tinggi yang mungkin terjadi setelah harga menembus level psikologis baru. Aksi ambil untung (profit taking) oleh para trader besar bisa menyebabkan koreksi sesaat sebelum emas menentukan arah tren selanjutnya. (E-3)
