Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Harga Emas Antam Hari Ini 24 Desember 2025: Naik ke Puncak Gunung

Andhika Prasetyo
24/12/2025 09:27
Harga Emas Antam Hari Ini 24 Desember 2025: Naik ke Puncak Gunung
Ilustrasi(Antara)

Harga emas Antam hari ini, Rabu 24 Desember 2025 kembali melanjutkan tren penguatan. Berdasarkan pantauan dari laman Logam Mulia, harga emas hari ini naik Rp29.000 menjadi Rp2.590.000 per gram, dari posisi sebelumnya di level Rp2.561.000 per gram. Kenaikan ini menandai reli harga emas yang terjadi secara beruntun dalam beberapa hari terakhir.

Dalam setiap transaksi, pembelian dan penjualan emas batangan mengacu pada ketentuan perpajakan yang berlaku. Pembelian emas batangan, berdasarkan PMK Nomor 34/PMK.10/2017., dikenai PPh sebesar 0,45% bagi pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP. Setiap transaksi pembelian emas disertai dengan bukti potong pajak resmi.

Sejalan dengan kenaikan harga jual, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga ikut meningkat menjadi Rp2.449.000 per gram. Artinya, investor yang melepas emasnya pada hari ini memperoleh harga jual yang lebih tinggi dibanding hari sebelumnya. Buyback emas Antam dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% untuk non-NPWP. Pajak tersebut dipotong langsung dari total nilai buyback.

Berikut daftar lengkap harga emas Antam hari ini, Rabu 24 Desember 2025:

  • Harga emas 0,5 gram: Rp1.345.000.
  • ⁠Harga emas 1 gram: Rp2.590.000.
  • ⁠Harga emas 2 gram: Rp5.120.000.
  • ⁠Harga emas 3 gram: Rp7.655.000.
  • ⁠Harga emas 5 gram: Rp12.725.000.
  • ⁠Harga emas 10 gram: Rp25.395.000.
  • Harga emas 25 gram: Rp63.362.000.
  • ⁠Harga emas 50 gram: Rp126.645.000.
  • ⁠Harga emas 100 gram: Rp253.212.000.
  • ⁠Harga emas 250 gram: Rp632.765.000.
  • ⁠Harga emas 500 gram: Rp1.265.320.000.
  • ⁠Harga emas 1.000 gram: Rp2.530.600.000.

Kenaikan harga emas Antam tidak terlepas dari sentimen global yang masih kuat. Di pasar internasional, harga emas dunia tetap berada di level tinggi seiring meningkatnya ketidakpastian ekonomi dan geopolitik, serta ekspektasi pelonggaran kebijakan moneter oleh bank sentral utama, khususnya The Federal Reserve (The Fed). Penurunan suku bunga global berpotensi menekan imbal hasil instrumen berbasis bunga, sehingga emas kembali menjadi pilihan aset lindung nilai (safe haven).

Selain faktor global, penguatan harga emas di dalam negeri juga dipengaruhi oleh pergerakan nilai tukar rupiah. Fluktuasi rupiah terhadap dolar Amerika Serikat membuat harga emas berbasis rupiah cenderung bergerak lebih agresif, meskipun kenaikan harga emas dunia tidak terlalu ekstrem. Kombinasi faktor global dan domestik inilah yang mendorong harga emas Antam kembali mencetak lonjakan.

Dengan tren kenaikan yang masih berlanjut, emas kembali menegaskan posisinya sebagai instrumen investasi yang diminati di tengah ketidakpastian ekonomi, baik oleh investor jangka panjang maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai sarana menjaga nilai kekayaan. (Ant/E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik