Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Jelang Tahun Baru 2026, Menhub Ingatkan Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Waspada Cuaca Ekstrem

Naufal Zuhdi
30/12/2025 11:17
Jelang Tahun Baru 2026, Menhub Ingatkan Antisipasi Lonjakan Penumpang dan Waspada Cuaca Ekstrem
Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau sejumlah infrastruktur transportasi Bali(Dok.HO/Kemenhub)

JELANG pergantian tahun 2026, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meninjau sejumlah infrastruktur transportasi Bali, yaitu Pelabuhan Gilimanuk dan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Senin (29/12). 

Di Pelabuhan Gilimanuk, Dudy mengecek kesiapan pengamanan dan pelayanan angkutan meliputi kondisi sarana dan prasarana, pengaturan lalu lintas penyeberangan, serta kedisiplinan penerapan aturan keselamatan.

Dudy menyatakan, penyelenggaraan angkutan Nataru sudah melewati satu titik yaitu Hari Raya Natal. Namun, masih ada satu perayaan lagi yaitu tahun baru yang harus diantisipasi dengan baik. Karenanya, ia mengimbau dan mengingatkan pihak terkait untuk mengantisipasi lonjakan arus penumpang penyeberangan pada musim liburan ini.

“Kita harus mengantisipasi saudara-saudara kita yang ingin melaksanakan liburan, kemudian juga kembali dari liburan. Saya mengimbau teman-teman di sini mengantisipasi lonjakan penumpang serta senantiasa waspada dan memastikan semua kapal-kapal yang akan digunakan laik, kemudian berkolaborasi dengan stakeholder yang ada,” ujar Dudy dikutip dari siaran pers yang diterima, Selasa (30/12).

Ia menekankan, keselamatan pelayaran adalah perioritas utama. Salah satunya ia mengingatkan petugas agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem. 

"Selain faktor kepadatan, kami ingatkan petugas dan masyarakat untuk waspada cuaca ekstrem. Pastikan kapal benar-benar laik laut dan informasi cuaca dari BMKG harus terus diperbarui kepada masyarakat,” kata Menhub.

Di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Dudy mengungkapkan bahwa bandara di Bali merupakan salah satu pintu masuk utama pariwisata nasional, bahkan internasional. Untuk itu, keselamatan, keamanan, serta pelayanan kepada masyarakat dan wisatawan harus semakin optimal.

Dudy mengingatkan bahwa keselamatan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan operator transportasi, tetapi juga membutuhkan peran aktif masyarakat sebagai pengguna jasa. Untuk itu, masyarakat harus selalu mematuhi arahan petugas di lapangan dan mengikuti seluruh ketentuan yang berlaku. (Fal/M-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik