Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HARGA sejumlah komoditas pangan di Kota Cirebon alami kenaikan. Kenaikan harga pangan juga menyulitkan pedagang sayuran eceran.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari Pasar Pagi, Kota Cirebon, komoditas seperti bawang merah, cabai rawit merah dan lainnya kini telah mengalami kenaikan. Seperti rawit hijau yang kini harganya sudah mencapai Rp 60 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp30 ribu hingga Rp35 ribu per kilogram, cabai rawit merah yang kini dijual Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp40 ribu per kilogram.
Komoditas lainnya yang juga mengalami kenaikan yaitu cabai merah yang kini dijual Rp50 ribu per kilogram. "Untuk cabai merah naik Rp10 ribu. Sebelumnya hanya Rp40 ribu per kilogram," tutur Ilah, 48, seorang pedagang sayuran di pasar tersebut, Senin (15/12). Sedangkan untuk bawang merah kini dijual Rp50 ribu hingga Rp55 ribu per kilogram dari sebelumnya Rp45 ribu per kilogram.
Selain cabai dan bawang merah, harga sejumlah sayuran pun kini mengalami kenaikan. Seperti wortel yang kini dijual Rp 20 ribu per kilogram. Padahal sebelumnya harga wortel paling tinggi hanya Rp 12 ribu per kilogram. Harga caisim atau sayur sawi hijau juga mengalami kenaikan dari sebelumnya hanya Rp 8 ribu hingga Rp 9 ribu per kilogram kini menjadi Rp 16 ribu per kilogram.
"Kalau kata orang-orang di Pasar Jagasatru (pasar induk), kenaikan harga cabai, bawang merah, sayuran dan lainnya karena sekarang ini musim hujan," tutur Ilah. Musim hujan membuat sejumlah petani mengalami gagal panen dan cepat membusuk. "Memang benar, sekarang ini sayuran tidak bisa disimpan lama, cepat sekali busuknya," tutur Ilah.
Sementara itu kenaikan harga bahan pangan juga dikeluhkan oleh pedagang eceran yang berjualan dari rumah ke rumah. "Saya modalnya ga bisa nambah. Uangnya ya cuma segitu-gitunya," tutur Ida, seorang pedagang eceran yang berjualan dari rumah ke rumah di daerah Cangkring, Kota Cirebon.
Ida mengaku tetap mengalokasikan sebesar Rp 1,5 juta untuk modalnya berjualan. Hingga akhirnya komoditas yang ia beli untuk dijual kembali pun berkurang. Seperti bawang merah, biasanya Ida mengaku biasa membeli lebih dari 1 kilogram yang dikemas dalam plastik dengan berat 2 ons, kini ia hanya membeli pas 1 kilogram. "Jadi ya cuma 5 bungkus. Padahal sebelumnya bisa tujuh atau 8 bungkus," tuturnya.
Minimnya modal membuat Ida memilih untuk mengurangi produk pangan yang ia jual. Baginya yang terpenting ia tetap bisa berjualan dan modalnya pun bisa berputar. "Yang paling penting sih jangan pada ngutang. Tapi alhamdulillah sekarang langgan saya lebih banyak bayar tunai, " tutur Ida. (H-2)
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan.
HARGA cabai merah keriting di Bengkulu, Provinsi Bengkulu, turun menjadi Rp30 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir akibat pasokan mulai normal.
Harga cabai turun dari Rp80 ribu-Rp90 ribu per kg menjadi Rp60 ribu-Rp70 ribu, bawang merah anjlok dari Rp60 ribu-Ro65 ribu per kg kini Rp25 ribu-Rp30 ribu per kg.
Harga cabai meroket dan memicu keluhan pedagang maupun pembeli. Lonjakan ini mulai terasa sejak Rabu (17/12) dan terus berlanjut hingga Jumat (19/12).
Harga bawang merah kini tembus Rp42 ribu per kilogram, naik sekitar 40–50 persen, harga kacang panjang Rp21 ribu per kilogram, naik 75 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Harga komoditas cabai rawit merah semakin melonjak menyentuh angka Rp95.000 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp38.750 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved