Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJELANG libur natal dan tahun baru, harga bahan kebutuhan pokok di sejumlah daerah cenderung mengalami kenaikain. Sementara itu, Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia melaporkan harga sejumlah komoditas pangan.
Berdasarkan data PIHPS Nasional, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.800 per kilogram (kg), sementara harga telur ayam ras Rp32.800 per kg.
Data ini berasal dari PIHPS Nasional yang dilansir Senin (15/12) pagi. Selain cabai rawit merah dan telur ayam ras, PIHPS Nasional melaporkan harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional lainnya, yakni bawang merah Rp52.950 per kg, lalu bawang putih di harga Rp39.950 per kg.
Beras kualitas bawah I di harga Rp14.400 per kg, beras kualitas bawah II Rp14.350 per kg. Sedangkan beras kualitas medium I Rp15.900 per kg, dan beras kualitas medium II di harga Rp15.750 per kg.
Sementara itu, harga berasa kualitas super masih sedikit di atas, yakni beras kualitas super I di harga Rp17.100 per kg, dan beras kualitas super II Rp16.600 per kg.
PIHPS mencatat harga cabai merah besar mencapai Rp57.850 per kg, cabai merah keriting Rp64.650 per kg, dan cabai rawit hijau Rp61.250 per kg.
Kemudian, daging ayam ras di harga Rp41.450 per kg, daging sapi kualitas I Rp141.100 per kg, daging sapi kualitas II di harga Rp133.100 per kg.
Harga komoditas berikutnya yakni gula pasir kualitas premium tercatat Rp19.800 per kg, gula pasir lokal Rp18.150 per kg.
Salah satu komoditas yang dipantau adalah minyak goreng. Dilaporkan PIHPS Nasional, harga minyak goreng curah Rp18.800 per liter, minyak goreng kemasan bermerek I Rp22.500 per liter, serta minyak goreng kemasan bermerek II di harga Rp21.500 per liter. (Ant/H-2)
Harga daging sapi terpantau Rp140.000 per kilogram, daging kambing Rp160.000, ayam ras Rp42.000, ayam kampung Rp65.000. Serta minyak goreng berada di kisaran Rp15.700 per liter.
Harga cabai domba mencapai Rp80.000 per kilogram, naik dari sebelumnya Rp60.000. Begitu juga cabai tanjung dari Rp30.000 menjadi Rp 45.000.
Harga daging sapi impor beku tercatat naik hingga Rp115.000 per kilogram. Selain itu, harga cabai rawit merah mencapai Rp80.000 per kilogram.
Kenaikan harga cabai rawit yang menembus harga eceran tertinggi menjadi penyumbang terbesar kenaikan indeks harga pangan daerah.
Harga cabai rawit dipatok Rp80 ribu, dari harga sepekan sebelumnya yang masih dalam kisaran Rp50 ribu.
Suplai daging sapi di dalam negeri saat ini masih didominasi dari sapi lokal. Sapi lokal disebut memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat Indonesia antara 40% hingga 70%.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mulai mengalami perubahan menjelang bulan suci Ramadhan.
HARGA cabai merah keriting di Bengkulu, Provinsi Bengkulu, turun menjadi Rp30 ribu per kilogram sejak sepekan terakhir akibat pasokan mulai normal.
Harga cabai turun dari Rp80 ribu-Rp90 ribu per kg menjadi Rp60 ribu-Rp70 ribu, bawang merah anjlok dari Rp60 ribu-Ro65 ribu per kg kini Rp25 ribu-Rp30 ribu per kg.
Harga cabai meroket dan memicu keluhan pedagang maupun pembeli. Lonjakan ini mulai terasa sejak Rabu (17/12) dan terus berlanjut hingga Jumat (19/12).
Harga bawang merah kini tembus Rp42 ribu per kilogram, naik sekitar 40–50 persen, harga kacang panjang Rp21 ribu per kilogram, naik 75 persen dibandingkan harga sebelumnya.
Harga komoditas cabai rawit merah semakin melonjak menyentuh angka Rp95.000 per kilogram (kg), sedangkan telur ayam ras Rp38.750 per kg.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved