Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut hasil kajian terkait dugaan aktivitas tambang ilegal yang disinyalir berkontribusi terhadap banjir bandang dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra belum akan dipublikasikan ke publik dalam waktu dekat. Direktur Jenderal Penegakan Hukum ESDM Rilke Jeffri Huwae menyampaikan, sejatinya, kajian tersebut telah rampung, namun pemerintah memilih menahan penyampaiannya.
“Sudah. Kami sudah kaji, tapi kami belum bisa menyampaikan produk itu,” ujar Rilke Jeffri Huwae ketika ditemui setelah pembukaan Posko Nasional Sektor ESDM di Gedung Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas), di Jakarta, Senin.
Jeffri menjelaskan penundaan publikasi dilakukan agar perhatian publik dan pemerintah tetap terfokus pada upaya kemanusiaan dan penanganan dampak bencana di wilayah terdampak, seperti Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Meski demikian, ia sempat menyinggung isu yang berkembang di masyarakat terkait keberadaan tambang emas Martabe pascabanjir bandang. Menurut Jeffri, aspek teknis terkait lokasi dan kondisi wilayah aliran sungai (DAS) di sekitar tambang tersebut telah menjadi bagian dari kajian pemerintah.
“Teman-teman bisa lihat sendiri bagaimana DAS (daerah aliran sungai)-nya itu, bagaimana Martabe itu, jaraknya berapa dan sebagainya. Kami sudah buat kajian,” kata dia.
Saat diminta menjelaskan lebih lanjut, Jeffri menegaskan bahwa pemerintah telah melakukan evaluasi terhadap penerapan kaidah pertambangan di Martabe. Namun, hasil evaluasi tersebut belum akan disampaikan kepada publik dalam waktu dekat.
“Kaidah-kaidah tambangnya kami evaluasi, tetapi itu tidak akan menjadi produk untuk diperbincangkan di dalam kondisi di mana persoalan-persoalan kemanusiaan belum selesai di sana,” ujar Jeffri.
Sebelumnya, Kementerian ESDM telah menurunkan tim untuk melakukan evaluasi terhadap izin usaha pertambangan (IUP) di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara menyusul terjadinya banjir bandang dan longsor di wilayah Sumatera.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga menegaskan bahwa pemerintah tidak akan ragu mencabut IUP perusahaan tambang apabila terbukti melanggar ketentuan. Pernyataan tersebut disampaikan Bahlil saat ditemui di Istana Kepresidenan RI, Jakarta, Kamis (4/12). Dalam kesempatan yang sama, Bahlil menyatakan bahwa proses pengecekan dan evaluasi masih berlangsung di Aceh dan Sumatera Utara. Sementara itu, untuk wilayah Sumatera Barat, ia memastikan bahwa banjir bandang yang terjadi tidak disebabkan oleh aktivitas pertambangan.
Seiring dengan langkah evaluasi tersebut, Bahlil juga menyebutkan bahwa operasional tambang emas Martabe di Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, telah dihentikan sementara pascabencana. (Ant/E-3)
ANGGOTA Komisi XII DPR RI dari Fraksi Partai Golkar Dewi Yustisiana mengapresiasi pemerintah melalui Program Listrik Desa yang dijalankan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah membuka Posko Nasional sektor ESDM sebagai pusat pemantauan dan koordinasi layanan energi selama arus mudik.
Kementerian ESDM memastikan pasokan energi nasional berada dalam kondisi aman dan andal untuk mendukung aktivitas masyarakat selama perayaan Lebaran 2026.
Kementerian ESDM pastikan stok BBM nasional aman & harga subsidi tetap stabil di tengah konflik Timur Tengah. Simak imbauan pemerintah agar tak panic buying.
Kementerian ESDM tawarkan 10 area potensi blok migas baru hasil studi Badan Geologi & LEMIGAS. Simak daftar wilayah, skema bagi hasil 50%, dan jadwal lelangnya.
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid memastikan pemerintah memulihkan 717 sertifikat tanah milik transmigran di Kotabaru, Kalsel, yang sebelumnya dibatalkan.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
PENYINTAS banjir bandang di Kabupaten Gayo Lues, Aceh, masih belum baik-baik saja.
CITI Foundation berkolaborasi dengan Save the Children Indonesia untuk memberikan respons kemanusiaan menyeluruh bagi anak-anak dan keluarga terdampak banjir di wilayah Sumatra Utara.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved