Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik. Bencana juga mengganggu rantai distribusi energi, khususnya pasokan bahan bakar minyak (BBM) ke berbagai daerah.
Praktisi energi, Ismoyo Hadi, menilai situasi kali ini merupakan salah satu tantangan distribusi BBM paling berat dalam beberapa tahun terakhir. Meski demikian, ia meyakini Pertamina mampu melewati kondisi ini dengan pengalaman panjang dalam menangani krisis serupa.
Ia menjelaskan bahwa struktur distribusi Pertamina telah dirancang dalam tiga moda utama yaitu darat, laut, dan udara. Namun, pada kondisi banjir yang bersifat masif seperti saat ini, jalur darat menjadi moda yang pertama dan paling banyak lumpuh karena akses jalan terputus, jembatan rusak, hingga area distribusi yang terendam.
"Melihat massivenya banjir, modul darat sudah pasti akan banyak yang terputus dan terkendala. Hanya laut dan udara yang mungkin bisa jalan," ujarnya dikutip dari keterangan tertulis yang diterima, Selasa (2/12).
Di sisi lain, moda laut pun mengalami keterbatasan karena hanya dapat menjangkau pelabuhan. Untuk distribusi ke titik-titik terisolasi, Ismoyo menekankan bahwa satu-satunya opsi realistis adalah melalui moda udara. Menurutnya, helikopter menjadi pilihan paling efektif untuk menembus daerah yang terputus total dari akses darat.
“Alternatif yang paling mungkin adalah moda udara dengan bantuan TNI-Polri,” kata Ismoyo.
Belajar dari pengalaman bencana sebelumnya seperti Gempa Palu maupun Banjir Kalimantan Selatan, Pertamina terbukti mampu memulihkan distribusi BBM meski menghadapi hambatan ekstrem. Ismoyo menilai pengalaman tersebut menjadi modal utama Pertamina dalam menghadapi bencana banjir kali ini.
“Insya Allah, Pertamina yang punya sejarah dan pengalaman panjang bisa mengatasi hal ini dengan bantuan semua pihak,” tegasnya.
Dia meyakini distribusi BBM dapat dipulihkan sepenuhnya. Menurutnya, kerja bersama pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI-Polri, dan BNPB menjadi kunci percepatan pemulihan suplai energi.
“Yakin dengan dukungan semua pihak, masalah distribusi BBM di wilayah-wilayah terdampak pasti bisa teratasi,” tegasnya.
Kepada masyarakat, Ismoyo berpesan agar tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Pertamina, menurutnya, terus berupaya mengirimkan BBM melalui seluruh instrumen yang dimiliki meski harus menghadapi blokade alam.
“Butuh waktu untuk sampai ke end user. Diharapkan masyarakat sabar dan tenang, dan berhemat dengan stok BBM yang ada,” tuturnya.
Selain itu, ia menyoroti munculnya praktik penimbunan BBM dan lonjakan harga eceran di tengah situasi krisis sebagai tindakan yang tidak dapat ditoleransi. Ia menegaskan bahwa aparat keamanan harus bertindak tegas.
“Wajib hukumnya TNI Polri menegakkan hukum di lapangan. Musibah nasional ini harus melahirkan rasa gotong royong, bukan aji mumpung,” ungkapnya.
Ismoyo juga menekankan pentingnya introspeksi pemerintah terkait tata kelola lingkungan. Ia meminta agar evaluasi perizinan penebangan hutan, pengawasan AMDAL, pengendalian perluasan perkebunan, serta penegakan hukum terhadap praktik ilegal logging dilakukan secara serius.
“Semua itu ikhtiar manusia. Faktor cuaca ekstrem juga berperan, namun itu di luar kendali manusia,” pungkasnya. (E-4)
Melalui sistem RTC, aktivitas penyaluran energi dipantau secara digital guna memastikan operasional mobil tangki berjalan sesuai standar keselamatan dan keamanan operasional perusahaan.
309 SPBU yang berada di jalur potensial beroperasi 24 jam. Sebanyak 59 unit mobile storage yang disiagakan sebagai SPBU kantong/ cadangan suplai BBM.
Komaidi menambahkan dengan proses lebih sederhana, maka segala urusan berkaitan pengadaan atau distribusi BBM dan elpiji bisa dipenuhi lebih cepat.
DIREKTUR Pusat Studi Kebijakan Publik dan Pembangunan (Puskeppi), Sofyano Zakaria, mengapresiasi langkah Pertamina dalam menangani gangguan suplai energi di wilayah bencana.
DISTRIBUSI bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
MEMASUKI bulan keempat masa pemulihan pascabanjir bandang yang melanda wilayah Aceh pada November 2025 lalu, bantuan pangan bernutrisi terus mengalir bagi warga terdampak.
FAKULTAS Teknik Universitas Indonesia (FTUI) bersama Ikatan Alumni (ILUNI) FTUI memulai langkah nyata dalam pemulihan pascabencana di Aceh Tengah, Aceh.
Ia menjelaskan bahwa program revitalisasi sekolah terdampak bencana dijalankan dengan skema swakelola berbasis gotong royong.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) meresmikan Program Kita Jaga Usaha (KJU) Tahap I sebagai upaya pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha mikro yang terdampak bencana Sumatra.
Peran aktif prajurit TNI dalam membantu masyarakat dearah adalah wujud pengabdian Dan kecintaan TNI terhadap Rakyat dan Bangsa Indonesia.
WARGA korban banjir di kawasan Provinsi Aceh hingga kini masih harus menjalani hari-hari yang berat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved