Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Pusat Studi Kebijakan Publik dan Pembangunan (Puskeppi), Sofyano Zakaria, mengapresiasi langkah Pertamina dalam menangani gangguan suplai energi di wilayah bencana. Ia menegaskan bahwa keputusan Pertamina mengalihkan suplai dari Terminal BBM (TBBM) lain dan membuka jalur distribusi alternatif menunjukkan kesiapan perusahaan menghadapi kondisi darurat.
“Langkah Pertamina mengalihkan suplai dari TBBM lain merupakan keputusan operasional yang sangat tepat. Ini menunjukkan bahwa Pertamina sudah memiliki contingency plan ketika jalur suplai utama terganggu. Membuka jalur distribusi alternatif bukan hanya respons cepat, tetapi bukti koordinasi internal yang solid,” ujar Sofyano kepada media di Jakarta, Jumat (5/12).
Ia juga menyoroti pentingnya pengoperasian SPBU Kantong dan penambahan armada mobil tangki yang dilakukan Pertamina untuk menjaga suplai di daerah-daerah yang akses jalannya terputus. Menurutnya, kebijakan ini menjadi faktor penentu agar masyarakat tetap mendapatkan BBM meski kondisi lapangan sangat membatasi.
“SPBU Kantong dan mobil tangki tambahan adalah instrumen teknis untuk mempertahankan suplai pada titik-titik kritis. Ketika jalur logistik terputus, distribusi harus fleksibel agar layanan energi tetap berjalan. Ini penting untuk mencegah panic buying dan menjaga mobilitas bantuan,” ucapnya.
Sofyano menjelaskan bahwa tantangan distribusi di wilayah seperti Sumatra Utara, Aceh, dan Sumatra Barat tidaklah kecil. Sebab, kondisi geografis yang berbukit, jalan rawan longsor, hingga jarak suplai yang jauh membuat proses distribusi BBM sangat kompleks. Namun ia menilai Pertamina telah menunjukkan pengalaman dan mitigasi yang matang.
“Medan di wilayah tersebut sangat berat, tetapi upaya Pertamina sudah memperlihatkan mitigasi yang terencana. Ini menunjukkan kapasitas perusahaan dalam menangani distribusi di tengah bencana,” tuturnya.
Menurutnya, Pertamina juga menunjukkan fungsi sosial yang kuat sebagai BUMN strategis karena respons perusahaan tidak hanya berorientasi pada bisnis.
“Kalau kita menilai dari sudut pandang manajemen energi darurat, saya melihat Pertamina bekerja total. Ada respons cepat, koordinasi lintas lembaga, dan kebijakan harga yang pro-rakyat,” imbuh Sofyano.
Ia menegaskan bahwa perbaikan suplai yang mulai terlihat di beberapa titik merupakan hasil nyata kerja keras sejak hari pertama bencana. “Pemulihan tidak akan terjadi tanpa pergerakan cepat dari awal. Ini bukti bahwa Pertamina melakukan langkah sistematis dan cerdas serta selalu kompak,” kata Sofyano Zakaria.
Terakhir, ia memastikan bahwa Pertamina berada di jalur yang benar untuk menormalkan pasokan energi secara bertahap.
“Langkah pertama adalah menjamin suplai minimal dan mencegah kelangkaan. Pertamina sudah menjalankan keduanya, dan ini harus diapresiasi semua pihak,” tandasnya. (E-4)
DISTRIBUSI bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik.
PT Pertamina International Shipping (PIS) menyiapkan 332 kapal tanker untuk memastikan distribusi energi nasional tetap lancar selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Terminal BBM PT OTM dapat menekan ongkos. Hal ini mengingat untuk BBM impor membutuhkan kapal dengan ukuran besar sehingga harga dapat lebih murah.
Cuaca ekstrem yang mengganggu pelayaran memicu keterlambatan pasokan BBM ke sejumlah SPBU di Sumatra Barat.
PENGAMAT kebijakan energi Sofyano Zakaria menilai Pertamina telah menunjukkan peran yang signifikan selama 13 hari terakhir dalam penanganan bencana banjir yang melanda Sumatra.
DISTRIBUSI bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
AKTIVITAS di sejumlah SPBU di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, Sumatra Utara, sejak beberapa hari terakhir berubah drastis.
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik.
SETELAH sapaan fenomena alam air bah berlalu, kini di pundak korban banjir kawasan Provinsi Aceh muncul lagi dinamika baru yang harus ditanggung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved