Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
AKTIVITAS di sejumlah SPBU di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, Sumatra Utara, sejak beberapa hari terakhir berubah drastis.
Pasokan BBM yang seharusnya mengalir untuk kebutuhan transportasi masyarakat, kini tersendat karena ramainya pemilik jeriken yang memadati SPBU hingga 24 jam. Kondisi ini membuat para pengendara harus rela mengantre hingga enam jam untuk mendapatkan BBM, Kamis (4/12).
Petugas SPBU mengaku tidak mampu berbuat banyak. Jumlah pemilik jeriken yang terus berdatangan membuat situasi di lokasi semakin tidak terkendali. Para pegawai hanya bisa melayani sembari berharap situasi tidak memicu keributan.
Fenomena ini berdampak pada ketidakberdayaan petugas SPBU, sementara pemilik kendaraan memilih diam demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Situasi ini juga menimbulkan kekhawatiran terselipnya pelaku penimbunan BBM di tengah antrean jeriken yang mengular.
Salah seorang petugas SPBU di Kecamatan Pandan, Kabupaten Tapanuli Tengah, yang ditemui Kamis (4/12), mengaku lebih memilih mengikuti permintaan pemilik jeriken daripada menjadi sasaran kemarahan.
“Kami terpaksa melayani mereka. Jika tidak, kami yang jadi bulan-bulanan,” ujarnya lirih.
“Padahal kami tahu, setelah jeriken terisi, banyak yang langsung menjual kembali BBM itu hingga Rp20 ribu per liter, sementara harga resmi tidak naik.”
Pantauan Media Indonesia di lapangan menunjukkan, sejumlah SPBU di Sibolga dan Tapanuli Tengah telah beralih fungsi menjadi sentra pengisian jeriken.
Sementara itu, pemilik kendaraan hanya bisa menonton dan menahan kesal. Kondisi ini membutuhkan langkah cepat aparat penegak hukum dan pemerintah daerah.
Selain menertibkan antrean jeriken, perlu strategi yang memastikan kendaraan pribadi tetap mendapatkan akses pengisian BBMSalah satu opsi adalah pembagian jalur pompa, sehingga pengguna kendaraan tetap dapat dilayani meski harus mengantre. (JH/E-4)
Berdasarkan hasil kajian tim Kementerian PU bersama Universitas Syiah Kuala (USK) ditemukan adanya pergerakan air bawah tanah yang memicu ketidakstabilan lereng.
HARAPAN baru mulai tumbuh di tengah warga Desa Tandihat, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatra Utara.
MENTERI Dalam Negeri Tito Karnavian memperingatkan pemda di Sumatra Utara agar tidak menyelewengkan dana penanganan bencana.
Adapun temanya adalah Integrasi Pendekatan One Health dalam Pemulihan Sosial, Pangan, dan Kesehatan Masyarakat Rentan Pascabencana Banjir di Aceh.
BADAN Rescue Nasional Demokrasi (NasDem) Sumatera Barat menargetkan pembentukan pengurus Badan Rescue NasDem Daerah (BRND) tingkat kota, kabupaten dan kecamatan yang ada di Sumbar.
DUA bulan pascabencana hidrometeorologi yang terjadi pada 27 November 2025, sebanyak 40 warga di Sumatra Utara masih dinyatakan hilang.
PENGAMAT kebijakan energi Sofyano Zakaria menilai Pertamina telah menunjukkan peran yang signifikan selama 13 hari terakhir dalam penanganan bencana banjir yang melanda Sumatra.
DIREKTUR Pusat Studi Kebijakan Publik dan Pembangunan (Puskeppi), Sofyano Zakaria, mengapresiasi langkah Pertamina dalam menangani gangguan suplai energi di wilayah bencana.
DISTRIBUSI bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik.
SETELAH sapaan fenomena alam air bah berlalu, kini di pundak korban banjir kawasan Provinsi Aceh muncul lagi dinamika baru yang harus ditanggung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved