Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH sapaan fenomena alam air bah berlalu, kini di pundak korban banjir kawasan Provinsi Aceh muncul lagi dinamika baru yang harus ditanggung. Roda dan aktivitas kehidupan yang biasanya laksana air mengalir alur kecil pucuk sungai, ternyata sekarang mulai mengusik atau kacau balau seperti di negeri tidak bertuan.
Di Kabupaten Subulussalam dan Aceh Selatan misalnya, harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite mencapai Rp30.000 hingga Rp50.000/kg. Itu harus mencari pada pengecer tidak resmi yang biasanya dijual di rumah-rumah atau pinggiran jalan.
Sedangkan di tempat penjualan resmi seperti SPBU Pertamina sudah tiga hari kosong atau tidak ada stok. Di pelataran lantai pompa pengisian hanya terpasang plang bertuliskan 'BBM dalam perjalanan'.
Bukan saja jenis BBM bersubsidi, untuk bahan bakar non subsidi juga langka. Misalnya jenis pertamak, persediaan juga kosong di wilayah barat selatan Aceh yang berada di sepajang pantai Samudra Hindia itu.
Untuk memperoleh bahan bakar warga harus menyusuri perkampungan sekitar yang biasanya di jual eceran. Bahkan mereka karena sulit memperoleh mereka terpaksa jalan kaki berjam-jam demi menembus perkampungan mereka di lokasi-lokasi banjir seperti Aceh Selatan dan Subulussalam.
"Warga sudah pasrah dengan harga tinggi. Yang paling parah stok BBM kosong di mana-mana," tutur Kapolsek Sultan Daulat AKP Ramlan kepada Media Indonesia.
Dikatakan Ramlan, pihaknya bersama personel sudah tiga hari aktif menyusuri titik-titik paling parah dihantam banjir. Terutama menyisir permukiman penduduk di pinggiran sungai Lawe Soraya sebuah sungai besar yang melintasi Tanah Karo, Sumatra Utara, Kabupaten Aceh, Selatan, Subulussalam. hingga Aceh Tenggara.
"Dengan fasilitas seadanya kami juga ikut mengevakuasi korban meninggal, membersihkan badan jalan nasional yang tertutup sampah banjir hingga memelihara kenyamanan warga. Insya Allah selalu merespon keluhan warga sesuai keterbatasan yang ada," tutur Kapolsek Ramlan yang berasal Kabupaten Gayo Luwes itu. (MR/E-4)
PENGAMAT kebijakan energi Sofyano Zakaria menilai Pertamina telah menunjukkan peran yang signifikan selama 13 hari terakhir dalam penanganan bencana banjir yang melanda Sumatra.
DIREKTUR Pusat Studi Kebijakan Publik dan Pembangunan (Puskeppi), Sofyano Zakaria, mengapresiasi langkah Pertamina dalam menangani gangguan suplai energi di wilayah bencana.
DISTRIBUSI bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah wilayah yang terdampak bencana di tiga provinsi Sumatra mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan.
AKTIVITAS di sejumlah SPBU di Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga, Sumatra Utara, sejak beberapa hari terakhir berubah drastis.
BENCANA banjir besar yang melanda wilayah Sumatra Barat, Sumatra Utara, dan Aceh dalam beberapa hari terakhir tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik.
Demi keamanan, warga kini bekerja dengan perlengkapan pelindung dan memastikan aliran energi tetap padam hingga kondisi benar-benar kering.
Faktor ekonomi menjadi pertimbangan utama bagi para penyintas. Harga yang sangat terjangkau membuat kios ini menjadi primadona bagi warga yang sedang merintis kembali hidupnya.
Pelayanan yang diberikan harus sesuai dengan harapan publik.
WARGA Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, masih dihantui banjir hingga Maret 2026, sejak banjir besar yang terjadi pada 25 November 2025 lalu.
Masih banyak warga menghadapi kesulitan akibat banjir yang melanda akhir tahun lalu
BADAN Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta melaporkan kondisi terkini genangan akibat hujan deras yang mengguyur ibu kota sejak Minggu (8/3).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved