Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
Kementerian Koperasi (Kemenkop) siap membuka peluang kemitraan kolaboratif atas dukungan dari berbagai organisasi koperasi internasional, untuk memperkuat peran Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih dalam pembangunan berkelanjutan di Indonesia. Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop Destry Anna Sari mengatakan, pengembangan Kopdes Merah Putih mendapat dukungan positif yang besar, terutama melalui rencana kerja sama resmi dengan International Cooperative Alliance (ICA).
“Potensi besar kolaborasi tersebut, untuk mempercepat operasionalisasi Kopdes Merah Putih ke depan,” katanya dalam International Seminar bertajuk Building Food Security and Leveraging the Sustainability of the Merah Putih Village/Sub-District Cooperative Development in Indonesia,’ di Jakarta, Selasa (18/11).
Menurut Destry, ICA sudah mempelajari berbagai kasus dan tantangan yang selama ini dihadapi Kopdes Merah Putih. Dengan adanya Memorandum of Understanding (MoU) ke depan dengan ICA, diharapkan keanggotaan koperasi akan kembali aktif dan sinergi antar koperasi dapat terbangun lebih kuat.
“Dukungan dari ICA akan melengkapi pengembangan skema bisnis yang ada, termasuk penyediaan tools yang sudah teruji di berbagai negara, namun disesuaikan dengan kondisi di Indonesia,” ujarnya.
Adapun salah satu fokus utama pengembangan Kopdes Merah Putih adalah pemenuhan captive market yang diarahkan untuk memenuhi kebutuhan produksi dan pasar secara seimbang. Hal ini diyakini dapat mempercepat proses bisnis, terutama dalam mengonsolidasikan kebutuhan pertanian yang selama ini belum terkelola secara optimal.
“Kopdes Merah Putih juga akan berperan dalam memenuhi kebutuhan desa dan sekitarnya, serta mendukung berbagai program sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sosial lainnya,” tegas Destry.
Destry menambahkan, Kopdes Merah Putih tengah mempersiapkan diri sebagai pengelola program-program tersebut. Dengan demikian, potensi untuk memenuhi kebutuhan lokal sangat besar dan membuka peluang ekspor di masa depan, didukung dengan jaringan dan akses pembelajaran yang akan dipertajam melalui MoU.
The International Year of Cooperatives (IYC) 2025 sendiri, sambung Destry, menjadi momentum penting bagi seluruh dunia, untuk menegaskan kembali peran koperasi dalam menghadapi tantangan global seperti ketahanan pangan, tekanan iklim, ketimpangan sosial, dan masa depan ekonomi pedesaan.
Merespon tantangan tersebut, Destry menilai bahwa pengembangan Kopdes Merah Putih merupakan sebuah inisiatif nasional yang bukan sekadar program biasa, melainkan platform transformasi ekonomi yang berbasis partisipasi masyarakat, tata kelola digital, serta kelembagaan lokal yang tangguh.
“Kopdes Merah Putih diharapkan dapat memperkuat rantai pasok pertanian, memperluas akses terhadap kebutuhan pokok, meningkatkan kesejahteraan petani, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian global,” imbuhnya.
Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Kemenkop memprioritaskan pengembangan talenta. Lebih dari 8.000 fasilitator business assistant dan 1.104 project management officer telah ditempatkan di seluruh Indonesia untuk membimbing koperasi dalam menjalankan operasional sehari-hari.
“Pendekatan pembelajaran secara praktik diterapkan, guna memastikan kompetensi teknis dan kesiapan manajerial,” katanya.
Selain itu, kemitraan magang antara Kopdes Merah Putih dengan koperasi yang sudah mapan juga didorong untuk mempercepat proses pembelajaran kelembagaan, memungkinkan koperasi baru mengamati, mengalami, dan mengadaptasi praktik bisnis yang sukses. (E-3)
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan.
Tansformasi koperasi berbasis data yang dinamis dan real-time ini menjadi fondasi utama kerja Kementerian Koperasi ke depan.
Kopdes Merah Putih diharapkan menciptakan jutaan lapangan kerja, terutama bagi anak muda yang menjadi penentu masa depan koperasi.
Pemerintah tengah menyiapkan sekitar 100 koperasi besar nasional untuk menjadi pembina atau kakak asuh bagi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Menteri Koperasi Ferry Juliantono memastikan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih menjadi ekosistem ekonomi yang baru.
NASARI Digital (Nadi) menerapkan standar internasional pengelolaan keamanan informasi, seiring meningkatnya kebutuhan perlindungan data pada layanan koperasi dan UMKM berbasis digital.
ASOSIASI Koperasi Desa dan Kelurahan (Kopdes/kel) Merah Putih Seluruh Indonesia resmi dideklarasikan. Deklarasi ini menjadi tonggak penting penyatuan gerakan koperasi desa dan kelurahan.
Dukungan konkret dari pemerintah yang begitu besar pada koperasi saat ini dapat memberikan manfaat lebih luas.
JUMLAH koperasi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, saat ini mencapai 1.000 lebih, namun yang aktif baru sekitar 800 koperasi.
Kemenkop melalui LPDB telah memutuskan untuk menetapkan kebijakan restrukturisasi pembiayaan terhadap koperasi-koperasi yang terdampak bencana.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved