Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin, 17 November 2025, dibuka menguat 25,72 poin atau 0,31% ke posisi 8.396,16. Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 juga naik 2,35 poin atau 0,28% ke posisi 846,48.
Kendati menguat di sesi pembukaan, Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim memprediksi IHSG hari ini berpotensi melemah.
"Dalam jangka pendek, IHSG masih berpotensi melemah menguji level 8.300-8.325. Namun, dalam jangka menengah panjang, IHSG masih dalam kondisi bullish," ujar Ratna Lim di Jakarta, Senin.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan hasil RDG BI pada Rabu (19/11/2025), dan mencermati data pertumbuhan kredit serta data uang beredar (M2/money supply) periode Oktober 2025.
Dari mancanegara, pada pekan ini, pelaku akan mencermati data ekonomi dari Amerika Serikat (AS), setelah berakhirnya government shutdown. Sebelumnya, kekhawatiran bahwa The Fed tidak akan menurunkan suku bunga pada pertemuan Desember 2025, semakin menambah tekanan bagi Bursa AS pekan lalu, yang mana pasar sudah mengharapkan akan ada pemangkasan suku bunga lagi.
Adanya beberapa data ekonomi AS Oktober 2025 yang tidak akan pernah dirilis akibat shutdown, meskipun shutdown telah berakhir, juga menambah faktor negatif. (Ant/E-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved