Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mendukung perkembangan UMKM, PT Alba Unggul Metal (AUM), perusahaan manufaktur metal yang telah berpengalaman dalam memproduksi berbagai produk custom metal berkualitas tinggi, menghadirkan GoBak!.
Dirancang untuk pelaku usaha makanan dan minuman (F&B) dengan mobilitas tinggi, GoBak! menjadi solusi praktis bagi UMKM yang menghadapi tantangan operasional, mulai dari kebutuhan fleksibilitas hingga peningkatan daya tarik dan branding usaha.
Menggunakan material metal tahan benturan dan cuaca ekstrem, GoBak! menawarkan daya pakai jangka panjang. Setiap unit dapat dikustomisasi sesuai konsep bisnis, seperti gerobak kopi, makanan cepat saji, hingga roti, lengkap dengan pilihan warna dan finishing yang memperkuat identitas visual merek.
“UMKM merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia. Kami ingin hadir sebagai mitra yang memberikan solusi nyata agar mereka dapat berkembang lebih cepat,” ujar CEO PT Alba Unggul Metal, Irwan Iswara Wibisono, dalam Pameran Info Franchise & Business Concept (IFBC) 2025, dilansir dari keterangan resmi, Minggu (2/11).
“Melalui GoBak!, kami menghadirkan gerobak modern yang tidak hanya kuat dan fungsional, tetapi juga mampu meningkatkan profesionalisme dan daya tarik usaha di mata konsumen,” sambungnya.
Irwan menambahkan, inovasi ini lahir dari semangat Alba Unggul Metal untuk terus mendorong pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap tren pasar, baik di kawasan perkotaan maupun pedesaan.
Melalui keikutsertaannya di IFBC 2025, PT Alba Unggul Metal mempertegas komitmennya dalam memperluas akses terhadap teknologi usaha yang mudah, efisien, dan terjangkau bagi UMKM di seluruh Indonesia. (H-2)
Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Utama Bank BPD Bali I.
Pemerintah menegaskan terus mendorong pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebagai instrumen utama meningkatkan daya saing UMKM.
Kemenko PM kembali menggelar Festival Jejak Jajanan Nusantara 2026 pada 6–8 Maret di GBK Senayan, Jakarta.
mendukung gagasan agar Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) dikembangkan dan dikuatkan untuk menghidupkan perekonomian rakyat yang riil.
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
PULUHAN pelaku usaha kecil mengikuti pelatihan pembuatan produk inovatif dalam Program Desa EMAS (Ekonomi Maju & Sejahtera) 2026 di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.
TRANSFORMASI sektor manufaktur, khususnya manufaktur padat karya, menjadi kunci utama untuk mendorong akselerasi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026.
Terdapat 1.236 perusahaan industri yang menyelesaikan tahap pembangunan pada 2025 dan siap mulai berproduksi untuk pertama kali pada 2026.
Mengawali 2026, kinerja sektor manufaktur Indonesia menguat. Hal ini tercermin dari Purchasing Managers’ Index (PMI) Manufaktur yang tetap ekspansif dan meningkat ke 52,6 pada Januari 2026.
Tiongkok membidik target ekonomi 4,5-5% pada 2026. Fokus beralih ke kualitas pertumbuhan dan stabilitas domestik guna menghindari stagnasi jangka panjang ala Jepang.
Fokus kebijakan, sebaiknya diarahkan pada segmen industri perakitan, pengujian, dan pengemasan (assembly, testing, and packaging) serta manufaktur komponen pendukung.
PEMERINTAH menyampaikan optimisme bahwa perekonomian Indonesia pada 2026 akan tumbuh solid seiring penguatan fundamental domestik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved