Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pintu Kemana Saja (PINTU), aplikasi crypto all-in-one di Indonesia kembali menggelar program edukasi unggulannya yakni Pintu Goes to Office yang menyasar kepada kalangan profesional. Pada kesempatan ini, PINTU berkolaborasi dengan PT Julo Teknologi Finansial (JULO) selaku platform kredit digital untuk berdiskusi seputar investasi kripto dan teknologi blockchain.
"Pintu Goes to Office di kantor JULO merupakan program keempat yang kami laksanakan. Kami melihat antusiasme yang positif dari para peserta yang telah mengikuti sesi program edukasi dan literasi ini. Hingga kini kami telah mengedukasi hampir 300 karyawan melalui program Pintu Goes to Office, termasuk kolaborasi strategis bersama JULO," kata Senior Vice President Strategy & Business PINTU, Andy Putra dikutip dari siaran pers yang diterima.
PINTU, sambung dia, juga mengapresiasi JULO yang telah memberikan kesempatan atas kolaborasi lintas sektor ini.
"Kolaborasi ini membuktikan bahwa kita bisa bersama-sama mendorong akselerasi industri keuangan di Indonesia yang tidak hanya tumbuh dengan cepat, namun seimbang dengan program edukasi dan literasi guna memperkuat dasar pemahaman masyarakat tentang dunia keuangan dan juga investasi," tambah Andy.
Berdasarkan laporan dari Mordor Intelligence, industri fintech di Indonesia di tahun ini diproyeksi mencapai Rp341,1 triliun. Salah satu sektor di industri fintech, yakni fintech lending mengutip data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut berkontribusi pada kemajuan industri fintech. Industri ini mencatatkan peningkatan total pembiayaan naik yang 27,93% atau Rp82,59 triliun per Mei 2025.
Di samping itu, berdasarkan laporan OJK, industri kripto yang juga termasuk industri fintech mengalami pertumbuhan nilai transaksi aset kripto dari Januari-September 2025 mencapai Rp360,3 triliun. Data-data tersebut menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap layanan fintech di Indonesia.
Di tengah pertumbuhan industri ini, PINTU dan JULO memiliki pencapaian signifikan. PINTU telah mencatat lebih dari 10 juta unduhan hingga Oktober 2025, sementara JULO juga telah diunduh lebih dari 10 juta pengguna serta telah menyalurkan pembiayaan ke lebih dari 3,27 juta nasabah di seluruh Indonesia. Capaian tersebut memperlihatkan tingginya minat masyarakat Indonesia terhadap layanan fintech.
"Kolaborasi ini merupakan strategi kami dalam memperluas jangkauan edukasi kripto di Indonesia. Kami berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam mengedukasi masyarakat agar dapat mengelola keuangan dan berinvestasi secara bijak terutama investasi pada aset kripto yang tidak hanya melihat peluang keuntungan, tetapi juga memahami potensi risikonya. Untuk itu, kami terbuka berkolaborasi bersama-sama demi meningkatkan edukasi kripto masyarakat di Indonesia," beber Andy.
Sementara itu, Harri Suhendra sebagai President Director JULO menyambut baik program Pintu Goes to Office yang diselenggarakan PINTU.
"Kami mendukung penuh kolaborasi program edukasi dan literasi yang diinisiasi oleh PINTU. Sebagai perusahaan fintech, kami memahami pentingnya peningkatan pemahaman keuangan bagi masyarakat serta mendukung inovasi di industri keuangan digital. Kami berharap kolaborasi antar fintech seperti ini dapat terusberlanjut untuk meningkatkan literasi keuangan masyarakat Indonesia secara berkelanjutan," tuturnya. (Fal/E-1)
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Dukungan serta layanan Amartha juga telah menciptakan lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha.
Dengan limit hingga Rp50.000.000 yang dapat digunakan berulang kali, Julo memberikan fleksibilitas bagi pengguna untuk mengelola berbagai kebutuhan keuangan secara bersamaan.
OJK mencatat lebih dari 370 ribu laporan penipuan transaksi keuangan sepanjang Januari–November 2025, dengan potensi kerugian mencapai Rp8,2 triliun.
Program pembelajaran ini melibatkan puluhan pembicara profesional yang membagikan pengalaman mereka dalam berkontribusi di bidang teknologi.
Empat pilar utama, yaitu kolaborasi data, standardisasi penilaian risiko, skema berbagi risiko, serta platform kolaborasi terintegrasi, menjadi fondasi penting yang perlu diperkuat.
INDUSTRI aset digital, kripto, dan teknologi blockchain berkomitmen untuk terus mendorong literasi agar masyarakat tidak mudah terjebak pada fenomena latah alias ikut-ikutan atau FOMO.
Harga bitcoin (BTC) jatuh ke level US$60.000 pada Februari 2026. Simak analisis penyebab, dampak likuidasi US$1,8 miliar, dan strategi investasi DCA.
PASAR aset kripto global sedang berada dalam fase volatilitas tinggi setelah bitcoin mengalami koreksi tajam ke kisaran level US$74.000 sebelum akhirnya melakukan rebound ke level US$77.000.
INDUSTRI aset kripto di Tanah Air menunjukkan kematangan yang signifikan sepanjang 2025.
OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) mencatat sekitar 72 persen pedagang aset keuangan digital (PAKD) di Indonesia masih mengalami kerugian hingga akhir 2025.
OJK mencatat total volume perdagangan aset kripto di Indonesia sepanjang 2025 mencapai Rp482,23 triliun, dengan jumlah investor kripto menyentuh 19,56 juta orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved