Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Selasa, 28 Oktober 2025, dibuka melemah 34,33 poin atau 0,42 persen ke posisi 8.082.82. Sementara, kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 3,74 poin atau 0,45 persen ke posisi 820,79.
Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas menyebut pelemahan bisa terjadi imbas pelaku pasar yang mencermati arah kebijakan suku bunga acuan Federal Reserve (The Fed).
"Data inflasi AS yang lebih rendah memperkuat ekspektasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga 25 basis poin pada Rabu (29/10), dengan investor menantikan pernyataan Ketua Jerome Powell terkait arah kebijakan moneter selanjutnya," kata Tim Riset Lotus Andalan Sekuritas dalam kajiannya di Jakarta.
Dari mancanegara, fokus perhatian pelaku pasar tertuju pada pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) The Fed pada Rabu, yang menurut konsensus akan menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin (bps) menjadi pada kisaran 3,75%-4%. Pelaku pasar juga menantikan keputusan suku bunga dari Europan Central Bank (ECB), Bank of Japan (BoJ), serta Bank of Canada.
Sementara itu, pertemuan antara Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping pada Kamis (30/10), dapat meredakan ketegangan dagang dan menghentikan tarif baru. Komentar positif dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent tentang kerja sama perdagangan juga menambah sentimen positif.
Dari dalam negeri, Morgan Stanley Capital International (MSCI) saat ini tengah mengkaji ulang metode perhitungan free float saham Indonesia dan membuka konsultasi publik hingga 31 Desember 2025, dengan hasil diumumkan paling lambat 30 Januari 2026. Aturan baru akan diterapkan pada review Mei 2026, dengan dua opsi pendekatan yang sama-sama lebih ketat terhadap saham yang dimiliki korporasi atau tidak jelas kepemilikannya.
Selain itu, pembulatan angka free float juga akan disesuaikan menjadi lebih rinci. Dampaknya, banyak emiten Indonesia yang memiliki struktur kepemilikan terkonsentrasi berisiko mengalami penurunan porsi dalam indeks MSCI, yang dapat memicu arus keluar modal asing. (E-3)
Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), Jeffrey Hendrik, mengingatkan para investor untuk tetap bersikap rasional di tengah konflik Timur Tengah.
Pasar saham akan dibayangi sentimen risk off. Hal itu menyusul memburuknya situasi geopolitik di Timur Tengah pascaserangan terkoordinasi AS-Israel terhadap Iran.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved