Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Harga emas Antam pada perdagangan Senin, 6 Oktober 2025, mengalami lonjakan signifikan. Harga emas hari ini tercatat di level Rp2.250.000 per gram, naik Rp11.000 dari posisi sebelumnya, Rp2.239.000 per gram. Emas Antam dijual dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram.
Sementara itu, harga buyback atau harga jual kembali emas ke PT Antam ditetapkan sebesar Rp2.098.000 per gram.
Dalam setiap transaksi penjualan, pembeli dikenakan potongan pajak sesuai ketentuan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 34/PMK.10/2017. Untuk penjualan kembali emas batangan dengan nilai lebih dari Rp10 juta, dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemegang NPWP, dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP. Pajak PPh 22 tersebut akan dipotong langsung dari total nilai transaksi buyback di gerai resmi Logam Mulia Antam.
Kenaikan harga emas dipengaruhi oleh sejumlah faktor global maupun domestik. Salah satu penyebab utamanya adalah ketidakpastian ekonomi global yang membuat investor beralih ke aset aman (safe haven) seperti emas. Ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan Eropa, ditambah perlambatan ekonomi di Amerika Serikat dan Tiongkok, membuat permintaan terhadap emas meningkat tajam.
Di sisi lain, kebijakan moneter bank sentral dunia turut menjadi pemicu. Pasar menilai The Federal Reserve mulai melunak terkait suku bunga tinggi setelah tanda-tanda pelemahan ekonomi AS. Ekspektasi penurunan suku bunga ke depan mendorong pelemahan dolar AS dan imbal hasil obligasi, sehingga harga emas ikut terdongkrak.
Dari dalam negeri, pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS juga berkontribusi terhadap naiknya harga emas lokal. Rupiah yang bergerak di kisaran Rp16.200 per dolar AS membuat harga emas dalam rupiah ikut terkerek, karena emas diperdagangkan dengan acuan harga global dalam dolar.
Selain itu, permintaan emas fisik menjelang akhir tahun turut meningkat, baik dari kalangan investor maupun masyarakat yang menjadikan emas sebagai sarana lindung nilai (hedging) di tengah ketidakpastian ekonomi dan fluktuasi pasar saham. (Ant/E-3)
Harga emas Antam hari ini 19 Januari 2026 meroket ke level Rp 2.703.000 per gram. Cek rincian harga buyback dan list harga selengkapnya di sini.
Harga emas Antam hari ini 17 Januari 2026 turun ke Rp2.663.000 per gram. Simak daftar harga lengkap 0,5 gr - 1 kg dan harga buyback terbaru di sini.
Harga emas Antam hari ini masih terus melanjutkan tren lonjakan. Harga emas hari ini, pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, mengalami kenaikan signifikan.
Harga emas dunia kembali mencetak rekor tertinggi dengan menyentuh level US$4.591 per troy ounce dan dinilai masih berpeluang melanjutkan tren penguatan dalam sepekan ke depan.
IHSG Sesi I ditutup stagnan di 8.884. Simak analisis dampak depresiasi Rupiah, rekor harga emas ATH, hingga guncangan investigasi kriminal Jerome Powell.
Harga emas Antam hari ini mencatatkan lonjakan signifikan, sekaligus memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa (All-Time High).
Harga emas Antam hari ini 19 Januari 2026 meroket ke level Rp 2.703.000 per gram. Cek rincian harga buyback dan list harga selengkapnya di sini.
Update harga emas Pegadaian hari ini 19 Januari 2026. Harga emas UBS dan Galeri 24 terpantau stagnan di awal pekan. Cek rincian harga per gram di sini.
Harga emas Antam hari ini 17 Januari 2026 turun ke Rp2.663.000 per gram. Simak daftar harga lengkap 0,5 gr - 1 kg dan harga buyback terbaru di sini.
Update harga emas Pegadaian hari ini 17 Januari 2026. Emas UBS dan Galeri24 merangkak naik, sementara Antam justru anjlok. Cek tabel harga lengkapnya!
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Harga emas Antam hari ini masih terus melanjutkan tren lonjakan. Harga emas hari ini, pada perdagangan Rabu, 14 Januari 2026, mengalami kenaikan signifikan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved