Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Rabu, 1 Oktober 2025, dibuka menguat 8,88 poin atau 0,11% ke posisi 8.069,94. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 1,41 poin atau 0,18% ke posisi 792,57.
Head of Retail Research BNI Sekuritas Fanny Suherman mengungkapkan penguatan IHSG hari ini terjadi di tengah pelaku pasar mencermati data inflasi dan manufaktur Indonesia periode September 2025.
"IHSG berpotensi teknikal rebound hari ini, jika kuat bertahan di support 8.000,” ujar Fanny Suherman dalam kajiannya di Jakarta, Rabu.
Dari dalam negeri, pelaku pasar menantikan rilis data-data ekonomi domestik, di antaranya data inflasi dan purchasing managers' index (PMI) Manufaktur periode September 2025, serta data neraca perdagangan periode Agustus 2025.
Pada Agustus 2025 tercatat deflasi 0,08% secara bulanan (month-to-month/mtm) dengan inflasi tahunan 2,31% (year-on-year/yoy), dan data PMI Manufaktur Agustus 2025 di level 51,5, sementara neraca perdagangan tercatat surplus 23,65 miliar dolar AS pada Juli 2025.
Dari mancanegara, pemerintah federal Amerika Serikat (AS) diperkirakan kehabisan pendanaan. Presiden AS Donald Trump mengatakan tidak ada yang tidak terelakkan, namun kemungkinan shutdown (penutupan) tetap besar. Ketua DPR AS Mike Johnson yang berasal dari Partai Republik, menyatakan skeptis bahwa kesepakatan dapat tercapai tepat waktu. Dirinya menyebut keputusan ada di tangan pimpinan minoritas Senat Chuck Schumer dan pimpinan minoritas DPR Hakeem Jeffries (keduanya dari Partai Demokrat). Sementara itu, Jeffries justru menuding Partai Republik sebagai pihak yang bertanggung jawab apabila shutdown pemerintah AS benar-benar terjadi. (Ant/E-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved