Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pyridam Farma Tbk (PYFA) melalui anak usahanya, PT Holi Pharma, kembali menunjukkan komitmen dalam mendukung dunia pendidikan dengan membuka akses mahasiswa untuk mengenal lebih dekat industri farmasi Indonesia. Bentuk nyata komitmen tersebut diwujudkan lewat program kunjungan industri di pabrik Holi Pharma, Cimahi, Jawa Barat, yang diikuti sejumlah perguruan tinggi dari dalam maupun luar negeri.
Sebanyak 73 mahasiswa lintas disiplin, mulai dari Fakultas Farmasi, FMIPA, Kedokteran, Ekonomi dan Bisnis, hingga Hukum, hadir bersama dosen pendamping. Keterlibatan mahasiswa nasional dan internasional ini menegaskan peran Holi Pharma sebagai mitra pembelajaran dalam penerapan prinsip Good Manufacturing Practices (GMP) di industri farmasi. Selain itu, kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa industri farmasi relevan tidak hanya bagi tenaga kesehatan, tetapi juga untuk bidang bisnis dan regulasi.
Agenda dimulai dengan paparan singkat dari manajemen Holi Pharma mengenai profil perusahaan dan proses bisnis industri farmasi. Setelah itu, mahasiswa diajak meninjau langsung sejumlah area penting, seperti fasilitas produksi, pengolahan dan pengemasan obat, gudang penyimpanan, laboratorium quality control, hingga area pengolahan limbah dan utilitas.
“Kami merasa senang sekaligus terhormat menerima kunjungan mahasiswa dari Universitas Padjadjaran, Ngee Ann Polytechnic Singapore, serta Universitas YARSI. Program ini bukan sekadar sarana berbagi pengetahuan, tetapi juga wujud komitmen PYFA Group untuk mendukung pendidikan lintas disiplin. Harapan kami, pengalaman ini dapat memperluas wawasan sekaligus mempersiapkan farmasis masa depan dan tenaga kesehatan profesional yang kompeten serta berdaya saing global,” ujar Bedjo Stefanus, Chief Operational Officer PYFA, Kamis (18/9).
Kegiatan kemudian ditutup dengan sesi diskusi interaktif, yang memberi kesempatan mahasiswa untuk bertanya langsung kepada tim Holi Pharma mengenai tantangan dan peluang industri farmasi di masa mendatang.
Sebagai bagian dari PYFA Group yang telah berkiprah lebih dari lima dekade di industri farmasi, Holi Pharma berkomitmen untuk terus menjadi mitra strategis bagi dunia pendidikan. Ke depan, PYFA Group akan memperluas ruang kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan, baik nasional maupun internasional, guna mendukung pengembangan sumber daya manusia kesehatan yang unggul, inovatif, dan siap menghadapi dinamika global.
Kerja sama ini sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk memperkuat industri farmasi nasional, mengurangi ketergantungan impor, serta meningkatkan akses layanan kesehatan.
Probiotec, merampungkan konsolidasi empat pabrik menjadi satu fasilitas berskala besar di Kemps Creek, New South Wales.
Dengan identitas baru ini, PYFA mengundang seluruh mitra, pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk bersama-sama membangun masa depan kesehatan yang lebih baik.
Presiden Donald Trump berencana memberlakukan tarif sebesar 200% untuk produk farmasi impor ke AS.
Sumber daya hayati perairan Indonesia sangat besar untuk mengembangkan biofarmakologi, namun harus dilakukan secara berkelanjutan dan memperhatikan keseimbangan ekosistem
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
EMPAT alumni telah mengembalikan dana sebesar Rp1 hingga Rp2 miliar karena terbukti dijatuhi sanksi akibat tak menjalankan kewajiban mereka. Hal itu disampaikan Direktur Utama LPDP
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved