Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Prabowo Subianto resmi merombak jajaran kabinet pada Senin (8/9). Dalam reshuffle tersebut, Sri Mulyani digantikan oleh Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan. Selain itu, Ferry Juliantono ditunjuk menggantikan Budi Arie Setiadi sebagai Menteri Koperasi, Mukhtarudin menggantikan Abdul Kadir Karding di Kementerian P2MI, serta dibentuk Kementerian Haji dan Umrah yang dipimpin Mochamad Irfan Yusuf dengan wakil Dahnil Anzar Simanjuntak.
Pergantian kursi Menteri Keuangan mendapat sorotan dari Keluarga Alumni Program Studi Ilmu Keuangan Institut Teknologi Bandung (PSIK-ITB). Menurut mereka, langkah ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk mengejar target ambisius pertumbuhan ekonomi 8% per tahun. Namun, target tersebut hanya bisa diwujudkan jika Menteri Keuangan yang baru memiliki kapasitas teknis, keberanian politik, serta integritas yang kuat.
“Target pertumbuhan ekonomi 8% tidak mungkin dicapai dengan kebijakan biasa. Kita butuh Menteri Keuangan yang visioner, berani mengambil langkah strategis, dan punya rekam jejak integritas,” ujar Ketua Keluarga Alumni PSIK-ITB, Lutfi Alkatiri, dalam keterangan resminya, Selasa (9/9).
Alumni PSIK-ITB menekankan pentingnya penguasaan kebijakan fiskal dan makroekonomi, mulai dari APBN, defisit, pembiayaan, hingga perpajakan. Mereka juga menilai pengelolaan utang harus dilakukan secara hati-hati dengan menjaga rasio utang di bawah 40% dari PDB, namun tetap memberi ruang bagi pembiayaan investasi produktif.
Selain itu, keberanian melakukan reformasi perpajakan dianggap mutlak diperlukan. Basis pajak harus diperluas, praktik penghindaran pajak ditutup, dan sistem perpajakan didorong ke arah digitalisasi. Belanja negara juga disarankan difokuskan pada sektor produktif seperti infrastruktur, pendidikan, penelitian, dan kesehatan.
“Menteri Keuangan harus berani meninggalkan pola lama yang kurang produktif. Anggaran tidak boleh tersendat di birokrasi. Reformasi tata kelola diperlukan agar belanja negara lebih cepat direalisasikan,” tegas Lutfi.
Pertumbuhan penerimaan pajak tersebut, lanjutnya, berasal dari kenaikan penerimaan bruto sebesar 7%, serta penurunan signifikan restitusi hingga 23%.
Kondisi tersebut berubah pada era Presiden Joko Widodo. Pemerintah, kata Purbaya, gencar membangun infrastruktur di berbagai wilayah. N
Penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi perhatian investor. Kondisi IHSG turun bahkan sempat memunculkan pertanyaan di pasar, kenapa IHSG turun hari ini?
Purbaya Yudhi Sadewa membuat aturan terkait kelonggaran bagi Direktorat Jenderal Pajak atau DJP soal pengisian jabatan baru hingga akhir 2026.
Gus Ipul menjelaskan usulan ini masih dalam proses pengajuan Kemensos, supaya dapat diakomodasi oleh Kementerian Keuangan pada perencanaan anggaran tahun depan.
MENTERI Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berjanji akan sering mengunjungi pelabuhan untuk mengawasi kinerja Bea dan Cukai.
Purbaya menegaskan Juda Agung memiliki kapasitas dan pengalaman yang mumpuni untuk melanjutkan sejumlah agenda strategis.
KPK mengungkapkan Kepala Kantor Pelayanan Pajak Madya atau KKP Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Mulyono menerima uang gratifikasi sebesar Rp800 juta, berikut fakta-faktanya
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) meminta kemudahan regulasi pada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendapatkan insentif pembebasan cukai etanol
MOODY'S Investors Service menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, tetapi tetap mempertahankan peringkat kredit di level Baa2.
Purbaya mengatakan, saat ini jajarannya terus melakukan penelusuran terhadap perusahaan-perusahaan yang diduga diindikasikan mangkir dari kewajiban pajak terhadap negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan pemerintah belum berencana memangkas insentif pajak meskipun nilai belanja perpajakan terus meningkat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved