Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Mensos Usulkan Kenaikan Bantuan Jaminan Hidup Korban Bencana

Ficky Ramadhan
24/12/2025 11:54
Mensos Usulkan Kenaikan Bantuan Jaminan Hidup Korban Bencana
Mensos Saifullah Yusuf(Dok: Kemensos)

MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengusulkan kenaikan bantuan jaminan hidup (Jadup) untuk korban bencana banjir di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara. Hal ini dirinya sampaikan saat bertemu dengan Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa di Kantor Kementerian Keuangan, Selasa (23/12).

Menurutnya, pemberian bantuan Jadup merupakan salah satu upaya penanganan dan pemulihan pascakedaruratan bencana di Sumatra. Disamping bantuan darurat, bantuan pengisian perabotan rumah, serta program pemberdayaan ekonomi bagi keluarga terdampak.

"Permensos lama itu sejak tahun 2015, ada revisi tahun 2020, nilainya (Jadup) tetap sama, besarnya tetap sama yaitu Rp10 ribu. Maka kami mengusulkan besarnya ini dinaikkan dari Rp10 ribu ke berapa nanti, sekarang sedang hitung, dan kita akan menghitung dengan Kementerian Kesehatan," kata Gus Ipul.

Gus Ipul menjelaskan usulan ini masih dalam proses pengajuan Kemensos, supaya dapat diakomodasi oleh Kementerian Keuangan pada perencanaan anggaran tahun depan.

"Ini masih dalam pengajuan Kementerian Sosial untuk mendapatkan paling tidak nanti itu akomodasi dari Kementerian Keuangan, guna anggaran tahun depan," ujarnya.

Ke depan, bantuan Jadup akan disalurkan dalam bentuk tunai per individu dan dimanfaatkan untuk membeli lauk-pauk. Terkait skema penyaluran, data penerima manfaat berasal dari data tunggal hasil asesmen Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kemensos, dan Pemerintah Daerah.

"Jadi datanya tunggal ya, diasesmen, dilakukan pendataan oleh Pemerintah Daerah dan BNPB, kami juga ikut mendata, dan data ini digunakan bersama," ucapnya.

Pertemuan Mensos Gus Ipul dengan Menkeu Purbaya juga membahas beberapa hal terkait anggaran dalam penanganan kebencanaan yang disalurkan lewat Kemensos.

"Mulai dari dukungan logistik, kemudian penyediaan dapur umum, lalu juga pengerahan SDM seperti Tagana misalnya. Kami mendukung pada saat pascakedaruratan, pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi," jelasnya.

Terdapat beberapa dukungan yang diberikan oleh Kemensos pada masa rehabilitasi dan rekontruksi. Selain bantuan Jadup, korban bencana juga akan memperoleh bantuan pengisian perabotan rumah senilai Rp3 juta per keluarga.

"Pada masa rehabilitasi dan rekonstruksi, kita memberikan beberapa dukungan. Ini melengkapi dukungan-dukungan dari BNPB dan juga Kementerian yang lain," tuturnya.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik