Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
Penurunan tajam Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menjadi perhatian investor. Kondisi IHSG turun bahkan sempat memunculkan pertanyaan di pasar, kenapa IHSG turun hari ini?
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai koreksi IHSG hari ini lebih dipicu sentimen jangka pendek dibandingkan persoalan fundamental ekonomi. Ia menyebut reaksi pasar terhadap laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI) terlalu berlebihan dan tidak mencerminkan kondisi ekonomi nasional yang sebenarnya.
Laporan tersebut muncul setelah pengumuman MSCI yang menyoroti persoalan transparansi dan porsi saham beredar (free float) di pasar modal Indonesia. Dalam konteks ini, banyak investor juga kembali bertanya, apa itu MSCI dan mengapa laporan tersebut berdampak besar pada pasar.
Secara umum, MSCI adalah penyedia indeks global yang menjadi acuan investor institusi dalam menilai pasar saham, termasuk MSCI Indonesia dan sejumlah saham MSCI.
"Ini saya pikir reaksi yang berlebihan, karena kan ini baru laporan pertama kan? Masih ada waktu eksekusi sampai bulan Mei kan?" kata dia kepada pewarta di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (28/1).
Purbaya mengaku telah berkomunikasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait temuan tersebut. OJK juga disebut memastikan bakal menyelesaikan persoalan itu sebelum Mei.
Menurutnya, koreksi yang membuat IHSG anjlok hari ini lebih bersifat guncangan sesaat. Ia meyakini emiten domestik pada akhirnya akan mampu memenuhi kriteria MSCI dan kembali menarik investor global.
Lebih lanjut, ia juga menilai akar permasalahan di pasar modal ialah masih berlangsungnya praktik manipulasi saham.
"Saya bilang perbaiki pasar saham dari ulah para penggoreng saham. Dia (OJK) clear akan membereskan semua yang disebutkan di MSCI tadi sebelum Mei," ujar Purbaya.
Penurunan tajam indeks juga sempat memunculkan kekhawatiran soal potensi penghentian perdagangan. Di pasar modal, trading halt adalah penghentian sementara perdagangan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) ketika IHSG jatuh dalam batas tertentu. Isu seperti IHSG halt atau IHSG suspend biasanya mencuat saat pasar mengalami tekanan ekstrem.
Terkait prospek IHSG, Purbaya optimistis pemulihan tidak akan lama. Ia bahkan menyebut pelemahan ini sebagai peluang membeli saham.
"Kalau bursa saham jatuh gara-gara itu, dan kita tahu itu akan diperbaiki dalam waktu yang tidak terlalu lama sebelum bulan Mei harusnya sekarang a good time to buy," ujarnya.
Optimisme tersebut didasarkan pada kondisi fundamental ekonomi yang menurut Purbaya berada dalam tren positif. Menurutnya, koordinasi kebijakan fiskal dan moneter kini semakin solid.
"Saya dengan BI sudah lebih sinkron sekarang kebijakannya moneter, fiskal, dan iklim investasi kan diperbaiki terus," ujarnya.
PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana mendetailkan data investor yang tercatat baik di BEI maupun di PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI)
DIREKTUR Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman buka suara terkait IHSG yang merosot hingga level terendah 8.187 pada perdagangan, Rabu (28/1), akibat pengumuman MSCI.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Rabu (28/1) sore ditutup melemah yang diyakini memicu panic selling pelaku pasar setelah pembekuan oleh MSCI
PEMBEKUAN sementara proses rebalancing (atur ulang) indeks untuk saham-saham di pasar saham Indonesia oleh Morgan Stanley Capital International atau MSCI dinilai sebagai sinyal teknis
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pelemahan IHSG yang terjadi belakangan ini dipicu oleh sentimen jangka pendek akibat laporan Morgan Stanley Capital International (MSCI).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved