Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
Indeks harga saham gabungan (IHSG) memulai perdagangan awal pekan dengan tekanan jual signifikan. Pada pembukaan perdagangan hari ini Senin, 1 September 2025, pukul 09.02 WIB, IHSG merosot 3,51% atau turun 274,55 poin ke level 7.555,94.
Aktivitas transaksi terpantau cukup ramai, dengan volume perdagangan mencapai 2,805 miliar saham, total nilai transaksi sekitar Rp2,499 triliun, dan frekuensi perdagangan sebanyak 176.122 kali
Head of Research and Chief Economist Mirae Asset Rully Arya Wisnubroto mengungkapkan kondisi ketidakstabilan politik dan keamanan di dalam negeri membuat persepsi risiko investor asing memburuk terhadap pasar Indonesia. Nilai tukar rupiah pun melemah signifikan pada Jumat (29/8) lalu, ditutup di level 16,490 per dolar AS.
Sementara, indeks Dollar AS (DXY) dalam dua hari (Kamis dan Jumat) cenderung melemah di bawah level 98. IHSG melemah signifikan 1,5% menjadi 7.830,5 setelah sehari sebelumnya pada hari Kamis (28/08) menyentuh rekor penutupan tertinggi pada 7.952,1. Investor asing melakukan aksi jual bersih cukup besar pada hari Jumat di pasar saham, mencapai Rp1,1triliun.
Rully menjelaskan imbal hasil obligasi pemerintah Indonesia (SBN) tenor 10 tahun pada hari Jumat lalu naik 4,9 basis points (bps) menjadi 6,36%. Persepsi risiko investor asing cenderung memburuk, terlihat dari kenaikan persepsi risiko investasi atau credit default swap (CDS) 5 tahun Indonesia menjadi 70,27. (E-3)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) akan bergerak fluktuatif dengan kecenderungan konsolidasi pada pekan ini, seiring meningkatnya risiko geopolitik global.
Pergerakan indeks harga saham gabungan (IHSG) selama sepekan terakhir atau pada periode 23-27 Februari 2026 mengalami koreksi sebesar 0,44%.
Tren investasi pada 2026 diproyeksikan semakin mengarah pada penguatan portofolio yang mampu bertahan di tengah gejolak pasar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis, 26 Februari 2026, sempat dibuka di zona hijau.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia pada pembukaan perdagangan Rabu, 25 Februari 2026, mengalami penguatan.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin (2/3) pagi dibuka melemah seiring tekanan dari bursa saham Asia, yang dipicu meningkatnya konflik Iran vs AS.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
INDEKS Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak fluktuatif sepanjang pekan ini.
IHSG ditutup menguat tipis ke 8.235 pada Jumat (27/2). Simak analisis sentimen fiskal S&P, rebalancing MSCI, dan jadwal data ekonomi penting pekan depan.
Pasar saham Indonesia, meskipun dibayangi penurunan IHSG sebesar 1,44% pada Kamis, 26 Februari 2026, tetap menyuguhkan kejutan.
IHSG turun 1,05% akibat kekhawatiran kebijakan tarif AS. Temukan saham-saham yang paling terpengaruh dalam penurunan ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved