Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara (Danantara) diharapkan dapat mendorong penguatan pasar modal Indonesia. Itu karena kondisi pasar saham di Tanah Air tampak mati suri lantaran banyak investor beralih ke Surat Berharga Negara (SBN).
Penguatan pasar modal melalui Danantara dapat dilakukan dengan menempatkan sebagian dana lembaga anyar itu ke pasar modal dalam jangka pendek. Hal itu dianggap sebagai opsi terbaik ketimbang ikut meletakkan dana ke SBN atau pun pasar saham internasional.
"Menanamkan dana di pasar modal nasional merupakan salah satu opsi terbaik," ujar Ekonom dari Universitas Paramadina Wijayanto Samirin melalui keterangannya, Selasa (25/2).
Total investible equity di pasar modal kita, hanya mewakili kurang dari 0,2% FTSE Global Equity Index Series (FTSE GEIS). Itu artinya, investor global hanya merencanakan untuk menempatkan kurang dari 0,2% AUM-nya untuk diinvestasikan di Indonesia.
Itu jauh lebih kecil dibandingkan negara tetangga seperti Singapura, Malaysia dan Thailand. Hal yang lebih mengkhawatirkan, kata Wijayanto, proporsi yang kecil itu justru semakin kecil akibat beberapa emiten besar kita dikeluarkan dari perhitungan indeks FTSE GEIS, akibat dugaan manipulasi harga saham.
Penempatan dana Danantara di pasar modal Indonesia menurutnya dapat memperbesar kapasitas sekaligus memperbaiki sejumlah aspek. "Kelahiran Danantara perlu dijadikan sebagai momentum untuk memperbaiki pasar modal kita. Perbaikan dari aspek produk, institusi, regulasi dan tatakelola perlu menjadi prioritas," jelas Wijayanto.
"Insentif dan keberpihakan Pemerintah sangat ditunggu, untuk mengembalikan pasar modal kita ke era 1990-an, di mana ia menjadi pilar penting sektor keuangan. Semoga, di samping berperan sebagai agent pembangunan, Danantara melalui pengaruhnya bisa ikut memajukan pasar modal kita," pungkasnya. (H-4)
TRANSPARANSI menjadi kunci penting agar pasar modal Indonesia dapat naik kelas dan bersaing di tingkat global.
Dewan Pengurus Daerah Real Estat Indonesia (DPD REI) DKI Jakarta mendorong pengembang properti memanfaatkan pasar modal sebagai alternatif pembiayaan jangka panjang
OJK menggeledah kantor Mirae Asset Sekuritas Indonesia terkait dugaan manipulasi IPO saham BEBS, transaksi semu, dan insider trading yang terjadi pada 2020-2022.
Pada Februari 2026 pasar saham domestik mengalami koreksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir Februari 2026 ditutup di level 8.235,49 pada 27 Februari 2026.
Geopolitik Iran-Israel-AS memanas, mempengaruhi pasar. Simak rekomendasi saham berbasis komoditas dan sektor energi di tengah ketegangan global ini.
Analis ingatkan risiko IHSG tertekan konflik Timur Tengah. Cek prediksi level support, dampak harga minyak, dan strategi investasi sektor komoditas terbaru.
RUPIAH berada di bawah tekanan seiring kenaikan imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) tenor 10 tahun yang menembus level 6,45% pada perdagangan Jumat, (20/2).
Kebijakan debt switching, yakni penukaran tenor surat utang pemerintah dengan instrumen baru yang memiliki jatuh tempo lebih panjang, akan dijalankan pada tahun ini.
Di tengah ketidakpastian pasar global dan naik-turun instrumen investasi, banyak orang mulai mencari pilihan yang lebih stabil, transparan, dan mudah diakses.
Pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko (DJPPR) Kementerian Keuangan mengajak masyarakat untuk mengalokasikan investasi mereka ke SBN.
Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa disarankan buka-bukaan data terkait dengan dana beberapa pemerintah daerah (pemda) yang diklaim mengendap di bank.
Menkeu Purbaya diminta untuk segera melakukan pembenahan manajemen utang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved