Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
PADA awal bulan Oktober 2024, harga Bahan Bakar Minyak (BBM) mengalami beberapa penyesuaian.
Dalam artikel ini, kita akan membandingkan harga BBM dari beberapa merek terkenal, seperti Pertamina, Shell, Vivo, dan BP, berdasarkan angka RON (Research Octane Number) untuk bensin dan CN (Cetane Number) untuk diesel.
Baca juga : Turun Harga Pertamax, Gan! Berikut Daftar Lengkap Harga Terbaru

Perbandingan: Pertalite dari Pertamina jauh lebih murah dibandingkan dengan Revv 90 dari Shell, dengan selisih Rp 1.995.
Perbandingan: Pertamax dari Pertamina juga lebih ekonomis dibandingkan dengan Super, Revv 92, dan BP 92, dengan selisih antara Rp 190 hingga Rp 190.
Baca juga : Pertamina Turunkan Harga Pertamax Series dan Dex Series Per 1 Oktober 2024
Perbandingan: Sekali lagi, Pertamax Green 95 dari Pertamina menawarkan harga yang lebih rendah, sekitar Rp 370 lebih murah daripada Revv 95 dari Vivo dan Rp 370 hingga Rp 370 lebih murah dibandingkan dengan V-Power dan BP Ultimate.
Perbandingan: Harga Pertamax Turbo dari Pertamina sedikit lebih murah dibandingkan dengan V-Power Nitro+ dari Shell, dengan selisih Rp 10.
Perbandingan: Dextlite dari Pertamina lebih murah dibandingkan dengan V-Power Diesel dari Shell, dengan selisih Rp 550.
Baca juga : Kabar Gembira! Harga BBM Nonsubsidi Turun
Perbandingan: Pertamina Dex menawarkan harga yang kompetitif dibandingkan dengan produk diesel lainnya.
Dari data yang telah diuraikan, terlihat bahwa Pertamina menawarkan harga BBM yang lebih kompetitif dibandingkan dengan merek lainnya. Untuk konsumen yang mengutamakan efisiensi biaya, Pertamina dapat menjadi pilihan yang lebih baik.
Meskipun demikian, masing-masing merek memiliki keunggulan dan fitur yang mungkin menarik bagi konsumen tertentu.
Dengan memahami perbandingan harga ini, diharapkan konsumen dapat membuat keputusan yang lebih baik saat memilih bahan bakar. (Z-10)
PT Pertamina (Persero) memprediksi konsumsi BBM akan meningkat sebesar 7,6% pada arus mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/26.
PENGAMAT energi, Sofyano Zakaria meminta aparat penegak hukum bertindak tegas terhadap praktik penimbunan BBM yang terjadi di wilayah terdampak banjir bandang dan longsor di Sumatra dan Aceh.
PERTAMINA Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara mulai memulihkan operasional puluhan SPBU yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di Sumut.
SEJUMLAH pakar menilai langkah Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan uji coba selama delapan bulan terhadap bahan bakar alternatif Bobibos sudah tepat.
DIREKTUR Utama Pertamina Patra Niaga Mars Ega Legowaputra menegaskan campuran etanol 10% (E10) untuk bahan bakar minyak (BBM)mengurangi emisi karbon dan ketergantungan terhadap fosil
GURU Besar Fakultas Teknik Universitas Brawijaya (UB), Prof Wardana mengungkapkan bahwa riset penggunaan etanol sebagai campuran BBM sudah dimulai UB sejak tahun 1980-an.
Nilainya mencapai lebih dari Rp 17 triliun jika dikonversikan dalam kurs Rupiah.
Sementara kapal-kapal milik Pertamina sebagian besar telah berusia tua dan dinilai tidak efisien karena berisiko tinggi mengalami kerusakan dan kecelakaan.
Komaidi menambahkan dengan proses lebih sederhana, maka segala urusan berkaitan pengadaan atau distribusi BBM dan elpiji bisa dipenuhi lebih cepat.
Peningkatan kapasitas produksi tersebut akan memberikan dampak ganda, baik dari sisi pengurangan impor bahan bakar maupun penurunan emisi gas rumah kaca.
Amien megaskan pendekatan tersebut berisiko menimbulkan ketakutan dan kehati-hatian berlebihan di kalangan pengambil keputusan serta menciptakan iklim ketidakpastian hukum.
PT Pertamina Patra Niaga (PPN) meminta kemudahan regulasi pada Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mendapatkan insentif pembebasan cukai etanol
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved