Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Bidang Hubungan Antar Lembaga Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sarman Simanjorang berpandangan tidak sulit bagi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggaet target investasi hingga Rp250 triliun untuk menyokong pembangunan kota ke depannya. Hal ini karena Jakarta masih memiliki magnet investasi, meski ada perpindahan status ibu kota ke Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, Kalimantan Timur.
Terhitung 15 Februari 2024, status ibu kota untuk Kota Jakarta telah dicabut. Nantinya Jakarta berkedudukan sebagai Pusat Perekonomian Nasional.
"Adanya target DKI Jakarta untuk meraup investasi sinilai Rp250 triliun ke depan, saya rasa itu bukan sesuatu yang susah dalam hal ini. Apalagi, Jakarta disiapkan menjadi kota pusat pertumbuhan ekonomi nasional," ujar Sarman kepada Media Indonesia, Sabtu (7/9).
Baca juga : Pemerintah Upayakan Tarik Investasi Masuk ke Industri Padat Karya
Dengan adanya perubahan orientasi tersebut, Jakarta diyakini dapat semakin atraktif mendatangkan kegiatan bisnis dan investasi baru. Optimisme ini didukung dengan kesiapan infrastruktur yang ada di Jakarta selama ini dan jumlah penduduk yang besar lebih dari 10 juta jiwa, sehingga memiliki potensi pasar yang menjanjikan.
"Selama puluhan tahun Jakarta ini sudah menjadi pusat bisnis, pusat belanja, pusat kuliner, dan lainnya. Dari sisi market, Jakarta ini sangat-sangat menjanjikan. Nah, tentu dengan status baru itu juga menjadi daya tarik bagi calon-calon investor," ucapnya.
Pintu gerbang Jakarta sebagai magnet kegiatan ekonomi dan investasi akan semakin terbuka dengan pembangunan transportasi publik di Jakarta yang semakin maju dan jauh lebih modern dibandingkan kota-kota lain. Dus, kehadiran bandara dan pelabuhan tersibuk se-Indonesia yakni Bandar Udara Internasional Soerkarno-Hatta dan Pelabuhan Tanjung Priok.
"Jakarta ini sudah terlanjur menjadi salah satu pintu gerbang masuknya para calon investor dunia. Jadi mau kemana pun mereka pasti akan transit dulu di Jakarta. Kelebihan-kelebihan prasarana ini yang diperhitungkan investor," tegasnya.
Sarman juga berkeyakinan Jakarta akan menjadi penopang dan penggerak ekonomi nasional ke depannya karena adanya keberadaan daerah-daerah penyangga lainnya yakni Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi dan Cianjur. (S-1)
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung memberikan jaminan keamanan bagi 270.000 warga Jakarta pemegang kartu Penerima Bantuan Iuran atau PBI BPJS Kesehatan.
Satpol PP DKI Jakarta menjangkau 178 PPKS hingga 9 Februari 2026. Penjangkauan akan ditingkatkan menjelang Ramadan demi ketertiban dan perlindungan sosial warga.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Operasi tersebut diarahkan pada titik-titik krusial pertumbuhan awan.
GUBERNUR DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan BPBD Operasi Modifikasi Cuaca (OMC), besok (27/1), BMKG memprediksi akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, Selasa (27/1).
Pramono Anung menyiapkan 200 ekskavator untuk melakukan pengerukan di lima wilayah Jakarta cegah banjir. Sebab, BMKG memprediksi bahwa akan terjadi hujan lebat di DKI Jakarta, besok
Asisten II menyampaikan bahwa kegiatan FGD ini merupakan langkah strategis dan penting bagi Pemerintah Kota Sorong dalam mengintegrasikan seluruh upaya pembangunan dan investasi di daerah.
TOTAL penanaman modal investor Indonesia menembus A$100 juta hanya di sektor real estat residensial Australia pada kuartal pertama FY25.
REALISASI investasi pada triwulan I 2025 mencapai Rp465,2 triliun atau setara 24,4% dari target penanaman modal tahun ini senilai Rp1.905,6 triliun.
Pada 2024, Jawa Barat menargetkan Rp250 triliun investasi baik dari dalam maupun luar negeri dan terealisasi Rp251 triliun
Garut memiliki prospek pertumbuhan yang positif dan terus berkembang.
INDONESIA sejatinya dipandang sebagai negara tujuan investasi yang menarik. Namun aspek kepastian dan prediktabilitas iklim usaha kerap mengganjal penanaman modal asing di dalam negeri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved