Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pangan Nasional (Bapanas) mencatat Harga bawang putih mengalami penaikan Rp3.740 menjadi Rp43.430 per kilogram (kg) dan cabai rawit merah juga naik menjadi Rp62.780 per kg, pada Senin (19/8).
Berdasarkan data dari Panel Harga Bapanas, harga pangan di tingkat pedagang eceran secara nasional masih fluktuatif. Beras premium terpantau masih naik tipis 1,03% atau Rp160 menjadi Rp15.710 per kg. Sedangkan, harga beras medium turun tipis 1,32% atau Rp180 menjadi Rp13.410 per kg.
Sementara itu, harga komoditas bawang merah naik hingga 10% atau Rp2.560 menjadi Rp28.170 per kg. Bawang putih bonggol juga naik hingga 9,42% atau Rp3.740 menjadi Rp43.430 per kg.
Baca juga : Sejumlah Harga Pangan Pokok terus Meroket
Sama halnya harga komoditas cabai merah keriting juga naik 5,01% atau Rp2.240 menjadi Rp46.910 per kg. Lalu, cabai rawit merah juga naik 2,95% atau Rp1.800 menjadi Rp62.780 per kg.
Sedangkan harga daging sapi murni turun di angka 3,15% atau Rp4.250 menjadi Rp130.830 per. Daging ayam ras naik 5,94% atau Rp2.080 menjadi Rp37.070 per kg. Telur ayam ras juga naik 1,39% atau Rp400 menjadi Rp29.120 per kg.
Selanjutnya, minyak goreng kemasan sederhana naik 3,77% atau Rp680 menjadi Rp18.700 per kg. Harga jagung di tingkat peternak juga naik hingga 7,29% atau Rp420 menjadi Rp6.180 per kg/ (Z-11)
Menjelang Ramadan 2026, Kementerian Dalam Negeri meminta pemerintah daerah tidak menunggu waktu mepet untuk mengendalikan inflasi.
HARGA ayam potong dan telur ayam disejumlah pasar di Kota Bengkulu, naik selama sepekan terakhir.
MEMASUKI awal tahun 2026, tekanan inflasi di Kepulauan Riau (Kepri) perlu diwaspadai seiring masih tingginya harga pangan serta tren kenaikan harga emas dunia.
Seorang penjual beras di Pasar Mambo, Kabupaten Indramayu, Jana, mengungkapkan saat ini harga beras naik tipis, yaitu Rp200 per kilogram.
Kemenkeu menyebut perekonomian Indonesia pada akhir 2025 menunjukkan ketahanan dalam menghadapi berbagai tekanan. Hal itu dinilai menjadi dasar yang kuat bagi kinerja ekonomi ke depan.
BPS mencatat inflasi Desember 2025 sebesar 0,64 persen (mtm). Kelompok makanan, minuman, dan tembakau, khususnya cabai rawit dan daging ayam, menjadi penyumbang terbesar.
Guru Besar Institut Pertanian Bogor (IPB), Dwi Andreas Santosa, mengingatkan pemerintah, dalam hal ini Kementerian Pertanian, untuk berhati-hati dalam menyusun tata kelola pangan 2026.
Dalam konsep piramida gizi seimbang, susu hanyalah salah satu opsi dari kelompok sumber protein.
Keberhasilan ini kian lengkap dengan torehan sejarah pada cadangan beras pemerintah yang kini menyentuh level tertinggi sejak Indonesia merdeka.
Penelitian menunjukkan bahwa kadar mineral seperti kalium, magnesium, fosfor, dan mangan pada terong dilaporkan meningkat setelah dibakar.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana menggelar rapat terbatas (ratas) untuk merumuskan langkah pengendalian harga yang efektif.
Satgas Pangan memastikan masyarakat tidak perlu khawatir akan kelangkaan barang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved