Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Pusat Statistik (BPS) menyampaikan pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal kedua 2024 sebesar 5,05% (year on year/YoY). Angka itu turun jika dibandingkan dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal pertama 2024 yang saat itu sebesar 5,11%.
BPS menyebut perlambatan itu dipicu rendahnya kontribusi konsumsi dan belanja pemerintah yaitu hanya 0,1%.
Pada periode yang sama tahun lalu, konsumsi dan belanja pemerintah telah menyumbang hingga 0,72% dari pertumbuhan ekonomi kuartal kedua 2023 yang mencapai 5,17%.
Baca juga : Ekonomi Triwulan Pertama 2024 Diproyeksi Tumbuh 5,17%
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun memastika akan lebih memperhatikan sektor-sektor konsumsi di sisa Waktu pemerintahan Presiden Joko Widodo ke depan.
"Konsumsi, investasi, ekspor, impor kita akan perhatikan. Kita akan terus melihat faktor-faktor untuk menjaga pertumbuhan ekonomi bisa tetap terjaga pada tingkat antara 5,1% hingga bahkan kalau bisa mencapai 5,2%," kata Menkeu.
Ia mengakui mendorong perekonomian nasional pada saat ini tidak mudah. Banyak faktor eksternal yang sangat mempengaruhi seperti kondisi geopolitik dan perang dagang antara Amerika Serikat dan Tiongkok.
"Tentu ini tidak mudah pada saat perekonomian global sekarang ini justru cenderung mengalami perlemahan dan fragmentasi. Kami bersama Menko Perekonomian nanti dengan arahan Presiden Jokowi akan melakukan beberapa langkah kebijakan untuk 2024," tandas Menkeu. (Z-11)
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengakui sistem Coretax telah bermasalah sejak awal pengembangannya. Ia menyebut kelemahan utama terletak pada desain yang tidak baik
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa deteksi 10 perusahaan lakukan underinvoicing. Kebocoran penerimaan negara segera ditutup demi target fiskal 2026.
Purbaya juga melihat saat ini belum ada urgensi penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) untuk melebarkan defisit APBN.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui wacana pelebaran defisit APBN atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku belum mengetahui perihal wacana pelebaran defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
DALAM lima tahun terakhir, harga beras di tingkat konsumen terus naik.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi Februari 2026 secara tahunan (yoy) tercatat sebesar 4,76%, berbanding terbalik dengan kondisi Februari 2025 yang mengalami deflasi 0,09%.
BADAN Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai ekspor Indonesia pada Januari 2026 mencapai 22,16 miliar dolar AS atau tumbuh 3,39 persen dibandingkan Januari 2025
BPS beberkan data perdagangan RI di jalur Selat Hormuz di tengah konflik Iran-Israel. Intip nilai ekspor-impor miliaran dolar yang terancam jika jalur ini lumpuh.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat nilai ekspor mencapai US$22,16 miliar. Angka itu meningkat 3,39% secara tahunan.
Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa neraca perdagangan Indonesia pada Januari 2026 mencatat surplus sebesar 0,95 miliar dolar AS.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved