Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Ekonomi Indonesia pada triwulan II tercatat mengalami pelemahan. Pertumbuhan hanya yang terjadi hanya 5,05% secara tahunan (year on year/yoy). Angka itu lebih rendah dari triwulan sebelumnya yang tercatat 5,11%, dan lebih rendah dari angka pertumbuhan di periode yang sama tahun lalu sebesar 5,17%.
Angka pertumbuhan tersebut didapat oleh Badan Pusat Statistik (BPS) dengan melihat besaran Produk Domestik Bruto (PDB) atas dasar harga berlaku sebesar Rp5.536,5 triliun dan PDB atas dasar harga konstan sebesar Rp3.231 triliun.
“Sehingga pertumbuhan ekonomi Indonesia pada triwulan II 2024 bila dibandingkan dengan triwulan II 2023, tumbuh sebesar 5,05% (yoy), bila dibandingkan dengan triwulan I 2024 tumbuh 3,79%. Ditopang oleh aktivitas ekonomi domestik yang tetap kuat, perekonomian Indonesia tumbuh stabil sebesar 5,08% pada semester I 2024,” ujar Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik Moh Edy Mahmud dalam konferensi pers, Jakarta, Senin (5/8).
Baca juga : Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2023 Melambat, hanya 5,05%
Secara triwulanan (quarter to quarter/q to q), perekonomian nasional tercatat tumbuh signifikan, yakni 3,79% dari realisasi pertumbuhan triwulan I yang tercatat -0,83%. Edy mengatakan, pertumbuhan itu merupakan pola musiman yang kerap terjadi setiap tahun.
Dari sisi lapangan usaha, sektor yang mengalami pertumbuhan tertinggi pada triwulan II 2024 ialah akomodasi dan makan minum yang tercatat tumbuh 10,17% (yoy) dengan distribusi terhadap PDB 2,64% (yoy). Itu diikuti oleh sektor transportasi dan pergudangan yang tumbuh 9,56% (yoy) dan distribusinya terhadap PDB ialah 6,24% (yoy).
Adapun dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama perekonomian dengan mencatatkan angka pertumbuhan 4,93% (yoy) dan berkontribusi terhadap PDB hingga 54,53% (yoy). Itu diikuti dengan Pembentukkan Tetap Modal Bruto (PMTB) yang tumbuh 4,43% (yoy) dan berkontribusi 27,89% (yoy) terhadap PDB.
Baca juga : Manufaktur Tumbuh 5,2%, Menperin: Semestinya Bisa Lebih Tinggi
“Konsumsi rumah tangga terus tumbuh, didorong oleh perayaan hari besar keagamaan, idulfitri, waisak, isa almasih, dan iduladha. Kedua didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat selama periode libur, hari keagamaan, dan libur sekolah. Subkomponen yang tumbuh tinggi adalah subkomponen transportasi dan komunikasi, restoran dan hotel,” terang Edy.
“PMTB tumbuh karena peningkatan realiasi investasi PMA dan PMDN dan peningkatan belnaja modal pemerintah. Subkomponen PMTB yang tumbuh tinggi adalah subkomponen mesin dan perlengkapan dan subkomponen bangunan,” tandasnya. (Z-11)
Sebelumnya, sejumlah pengamat ekonomi sudah memprediksi akan terjadi pelemahan pada kuartal kedua tahun ini. Lembaga Penyelidik Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) Universitas Indonesia memproyeksikan perekonomian nasional berada di kisaran 4,97% hingga 5,01%. Angka itu lebih rendah dari realisasi pertumbuhan triwulan sebelumnya yang mencapai 5,11%.
Penurunan pertumbuhan itu disebabkan oleh faktor musiman dan ketidakpastian global yang dinilai masih cukup tinggi. Turunnya angka pertumbuhan ekonomi juga karena kinerja buruk dari sektor manufaktur dan perdagangan besar.
"Pertumbuhan didorong oleh faktor musiman dengan sektor-sektor utama, seperti manufaktur dan perdagangan besar yang berkinerja buruk, sementara sektor-sektor yang lebih kecil seperti transportasi dan administrasi publik mengalami peningkatan yang kuat,” kata Ekonom Makroekonomi dan Keuangan LPEM UI Teuku Riefky, Sabtu. (Z-11)
Meskipun ada penurunan harian, secara mingguan tren harga emas masih menunjukkan penguatan signifikan akibat tensi geopolitik global yang belum mereda.
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Indonesia kembali berada di persimpangan strategis antara penguatan kapasitas negara untuk pembangunan jangka panjang atau konsolidasi kekuasaan ekonomi.
Harga emas batangan Antam diprediksi akan melanjutkan tren kenaikan hingga mendekati level psikologis Rp2,7 juta per gram akibat sentimen positif melandainya inflasi Amerika Serikat.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bonus atlet SEA Games Thailand senilai Rp480 miliar bersumber dari APBN, bukan uang pribadi Presiden. Peraih emas terima Rp1 miliar.
Surplus perdagangan yang dialami Indonesia selama 67 bulan berturut-turut, tidak serta-merta membuat perekonomian nasional kebal terhadap risiko geopolitik global.
Pemerintah mengklaim sukses menutup 2025 dengan capaian kinerja perekonomian yang tetap terjaga di tengah tantangan dinamika global.
Teknologi digital kian memainkan peran strategis dalam memperkuat daya saing usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ritel mikro di Indonesia.
WAKIL Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza menegaskan pentingnya penguatan ekosistem usaha, konektivitas rantai pasok, serta digitalisasi layanan UMKM.
REI memanfaatkan momentum kebijakan pemerintah dan geliat pasar yang menguat sebagai titik konsolidasi untuk merapatkan barisan menuju kebangkitan kembali sektor properti.
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menyatakan perekonomian Indonesia terus mempertahankan momentum positif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved